Rupiah Menguat 50 Poin Periode Senin 4 Juni 2012



gambar uang rupiah indonesia Rupiah Menguat 50 Poin Periode Senin 4 Juni 2012KAMPUNGBERITA.com JAKARTA – Pagi ini nilai mata uang Rupiah  Menguat 50 Poin terhadap dolar AS meski di iringi sentimen negatif atas memburuknya perbankan Spanyol.

Jakarta, senin pagi nilai mata uang rupiah yang di transaksikan antar bank melemah 50 poin menjadi Rp 9.455 yang sebelumnya Rp 9.505 per dolar AS.

“Sentimen global masih negatif dipicu dari perbankan Spanyol yang buruk. Meski demikian, rupiah masih dalam penjagaan BI sehingga berada dalam area positif,” ujar analis pasar uang Samuel Sekuritas Lana Soelistianingsih di Jakarta, Senin.

Bank Indonesia (BI) selama akhir perdagangan minggu lalu terus menjaga pasar, termasuk intervensi di pasar “forward”, sehingga nilai tukar rupiah menguat. Tambah Samuel Sekuritas Lana Soelistianingsih.

Beberapa sentimen pasar uang di dalam negeri di antaranya neraca perdagangan tercatat defisit (neto impor) sebesar 641 juta dolar AS pada April lalu. Nilai impor sebesar 16,6 miliar dolar AS lebih tinggi dibandingkan nilai ekspor sebesar 15,98 miliar dolar AS.

Defisit seperti itu sebelumnya pernah terjadi pada Juli 2010. Kali ini, defisit dikhawatirkan berlanjut karena tekanan dari sisi ekspor yang melemah akibat perlambatan ekonomi global, sedangkan impor terutama berasal dari hasil minyak, bahan baku dan barang modal masih akan tetap tinggi karena ekonomi domestik yang terus tumbuh, ungkap beliau.

“Jika defisit berlanjut, akan mengancam pertumbuhan ekonomi dan menekan rupiah,” katanya.

Selain itu, lanjut Lana, inflasi bulan Mei yang diumumkan BPS akhir pekan lalu tercatat 0,07 persen “Month on Month (mom) atau 4,45 persen year on year (yoy), dibawah ekspektasi analis.

“Relatif rendahnya angka inflasi ini diantaranya karena ada deflasi di bahan makanan dan sandang. Sedangkan inflasi tertinggi terjadi pada makanan jadi, karena ada tekanan nilai tukar rupiah,” katanya.(rr)

sumber : yahoo

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)