Kampungberita.com/BOJONEGORO – Rangkaian kegiatan Kirab Api Abadi Bojonegoro mulai memasuki tahap penting. Bukan sekadar mematangkan persiapan pengamanan dan pengaturan lalu lintas, kegiatan ini juga diawali dengan pengambilan Api Abadi pada Sabtu sore, 17 Oktober 2026, untuk selanjutnya dibawa melalui rute yang telah disediakan menuju titik tujuan.
Kirab Api Abadi dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 18 Oktober 2026, pukul 19.00 WIB. Berdasarkan informasi jadwal sementara, rombongan direncanakan menempuh perjalanan dari Kantor Kecamatan Kalitidu menuju Kantor Kecamatan Trucuk dengan melintasi sejumlah titik strategis di wilayah Kabupaten Bojonegoro.
Pengambilan api pada Sabtu sore menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan tersebut. Proses ini tidak hanya berkaitan dengan kesiapan teknis, tetapi juga membutuhkan ketelitian dalam penanganan api, kepastian jalur perjalanan, serta koordinasi antarpihak agar rangkaian kegiatan dapat berlangsung sesuai rencana.

Di sisi lain, persiapan pengamanan tetap menjadi unsur penting. Koordinasi antara panitia, petugas pengamanan, instansi terkait, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa yang dilalui perlu dilakukan secara menyeluruh. Pemeriksaan jalur, kesiapan petugas di persimpangan, pengaturan arus lalu lintas, serta penyampaian informasi kepada masyarakat menjadi bagian yang perlu diperhatikan.
Pengambilan Api dan Perjalanan Kirab Menjadi Perhatian
Rangkaian kegiatan Kirab Api Abadi memerlukan kesiapan sejak proses pengambilan api hingga pelaksanaan perjalanan pada Minggu malam. Setiap tahapan perlu direncanakan dengan baik agar proses pemindahan dan perjalanan api dapat berjalan aman, tertib, serta tidak mengganggu keselamatan peserta maupun pengguna jalan lainnya.
Pengaturan jalur juga perlu menjadi perhatian, terutama di kawasan persimpangan, jembatan, dan jalan penghubung antarkecamatan. Kesiapan petugas di titik-titik tersebut diharapkan dapat membantu mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan maupun kendala selama rombongan melintas.
Rute Kirab Api Abadi Kalitidu–Trucuk
Berdasarkan jadwal sementara yang tersedia, rute perjalanan rombongan direncanakan melewati sejumlah titik berikut:
1. Kantor Kecamatan Kalitidu sebagai titik awal.
2. Simpang Tiga Ngringin.
3. Simpang Tiga Desa Mlaten.
4. Jembatan Malo.
5. Simpang Empat Indomaret Malo.
6. Jembatan Kanten.
7. Simpang Tiga Desa Padang.
8. Kantor Kecamatan Trucuk sebagai titik tujuan.
Rute tersebut menghubungkan sejumlah kawasan permukiman dan jalur penghubung antarkecamatan. Karena itu, koordinasi di sepanjang jalur perlu dilakukan untuk menjaga kelancaran perjalanan rombongan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Masyarakat yang berada di sekitar rute kirab diharapkan turut mendukung kegiatan dengan menjaga ketertiban, mematuhi arahan petugas, serta memberikan ruang bagi rombongan untuk melintas. Pengguna jalan juga diimbau berhati-hati dan mengikuti petunjuk apabila diberlakukan pengaturan maupun pengalihan arus lalu lintas.
Bukan Hanya Seremonial, tetapi Momentum Kebersamaan
Kirab Api Abadi diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat kebersamaan, menumbuhkan kebanggaan terhadap potensi daerah, serta mempererat hubungan antarmasyarakat di Kabupaten Bojonegoro.
Keberhasilan kegiatan tidak semata-mata ditentukan oleh kesiapan pengamanan, melainkan juga oleh koordinasi, ketepatan pelaksanaan setiap tahapan, kesiapan teknis, dan dukungan masyarakat.
Dengan perencanaan yang terarah dan kerja sama seluruh pihak, rangkaian pengambilan api pada Sabtu sore hingga pelaksanaan kirab pada Minggu malam diharapkan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.
Jadwal kegiatan:
– Sabtu, 17 Oktober 2026, sore: Pengambilan Api Abadi untuk dibawa melalui rute yang telah disediakan.
– Minggu, 18 Oktober 2026, pukul 19.00 WIB: Pelaksanaan Kirab Api Abadi, dengan rute sementara dari Kantor Kecamatan Kalitidu menuju Kantor Kecamatan Trucuk.
(Red/Tim)












