Kampungberita.com/BOJONEGORO 25 Oktober 2026 – Perayaan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-349 semakin semarak melalui kegiatan Eksplorasi Wilayah Bojonegoro Selatan yang melibatkan sekitar 400 kendaraan jeep dan trail dari berbagai daerah di Indonesia. Tak sekadar menjadi ajang adu ketangguhan kendaraan di medan ekstrem, kegiatan ini juga mengusung misi sosial, promosi potensi wisata, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.
Kegiatan yang diinisiasi Bojonegoro Offroad dan Trail Adventure tersebut memadukan petualangan otomotif dengan aksi kemanusiaan. Kehadiran ratusan peserta diharapkan mampu memperkenalkan kekayaan alam Bojonegoro bagian selatan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sepanjang jalur yang dilalui.
Titik pemberangkatan sekaligus garis finis kegiatan dipusatkan di Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo. Dari lokasi tersebut, rombongan akan menjelajahi jalur menantang yang melintasi kawasan hutan, perbukitan, hingga kawasan Gunung Batu.
Adapun wilayah yang menjadi lintasan eksplorasi meliputi Kecamatan Ngambon, Sekar, Gondang, Bubulan, Ngasem, dan Gayam, sebelum peserta kembali ke titik akhir di Desa Dolokgede.
Karakter medan yang beragam, panorama alam, serta tantangan lintasan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pencinta olahraga otomotif ekstrem. Di sisi lain, kegiatan ini juga membuka peluang untuk memperkenalkan potensi wilayah Bojonegoro selatan sebagai salah satu kawasan yang memiliki daya tarik wisata berbasis petualangan.
Empat kelas, tantangan untuk berbagai kemampuan
Untuk mengakomodasi kemampuan peserta dan karakter kendaraan yang berbeda, panitia menghadirkan empat kelas, yakni Ultimate, Extreme, Fun, dan Trail.
Kelas Ultimate menjadi kategori dengan tantangan paling ekstrem, menggunakan kendaraan berkarakter monster yang dirancang untuk menghadapi beragam kondisi medan, mulai dari tingkat ringan hingga berat.
Sementara itu, kelas Extreme diperuntukkan bagi kendaraan dengan modifikasi tangguh yang dipersiapkan untuk menaklukkan lintasan penuh tantangan.
Bagi peserta yang ingin menikmati petualangan dengan tingkat kesulitan lebih bersahabat, tersedia kelas Fun yang menyasar para offroader pemula. Adapun kelas Trail memberikan pengalaman menjelajahi jalur alam menggunakan sepeda motor trail dengan modifikasi standar.
Pembagian kelas tersebut diharapkan memberikan pengalaman berbeda bagi setiap peserta sekaligus memperluas partisipasi komunitas otomotif dalam memeriahkan HJB ke-349.
Tak hanya bertualang, hadirkan aksi kemanusiaan
Di balik deru mesin dan tantangan medan, kegiatan ini membawa misi sosial yang menjadi bagian penting dari rangkaian acara.
Panitia menyiapkan sejumlah kegiatan kemanusiaan, mulai dari pembagian paket sembako kepada masyarakat di sepanjang rute, pelayanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, hingga pembangunan musala di Desa Pragelan, Kecamatan Gondang.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian terhadap masyarakat sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan otomotif dapat dikembangkan sebagai sarana pengabdian sosial.
Melalui aksi tersebut, manfaat kegiatan diharapkan tidak hanya dirasakan oleh para peserta, tetapi juga oleh warga yang tinggal di sekitar jalur eksplorasi.
Kedatangan ratusan peserta beserta rombongan pendukung juga berpotensi menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat. Pelaku usaha lokal, termasuk pedagang makanan dan minuman serta penyedia jasa pendukung, berpeluang memperoleh manfaat dari meningkatnya aktivitas selama kegiatan berlangsung.
Bupati apresiasi sinergi olahraga, wisata, dan kepedulian sosial
Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menyampaikan apresiasi kepada Bojonegoro Offroad dan Trail Adventure atas partisipasinya dalam memeriahkan HJB ke-349 sekaligus peringatan HUT ke-81 TNI.
Dalam sambutannya sebelum memberangkatkan peserta secara simbolis, Bupati menekankan pentingnya menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
Menurutnya, kegiatan offroad tidak semata-mata berkaitan dengan olahraga, hobi, maupun kemampuan menaklukkan medan ekstrem. Lebih dari itu, kegiatan semacam ini dapat menjadi wadah untuk menghadirkan kontribusi sosial dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Kami sampaikan terima kasih atas partisipasi dari Bojonegoro Offroad dan Trail Adventure yang telah turut serta memeriahkan momentum HJB ke-349 dan HUT TNI ke-81. Momentum ini mari kita manfaatkan dengan membawa misi sosial sekaligus, yakni mengupayakan kebermanfaatan kita dan acara kita untuk sesama. Baik berdampak pada wilayah Bojonegoro maupun pada perekonomian masyarakat sekitar,” tutur Setyo Wahono.
Pesan tersebut menegaskan bahwa kemeriahan perayaan hari jadi daerah perlu diiringi dengan kegiatan yang memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.
Promosi potensi daerah melalui petualangan
Eksplorasi Wilayah Bojonegoro Selatan menjadi salah satu upaya memperkenalkan kekayaan bentang alam daerah melalui kegiatan yang mampu menarik perhatian komunitas otomotif lintas wilayah.
Kawasan hutan, perbukitan, dan jalur alam yang dilintasi peserta memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata petualangan. Namun, pengembangan tersebut perlu tetap memperhatikan kelestarian lingkungan, keselamatan peserta, serta kepentingan masyarakat setempat.
Sinergi antara komunitas otomotif, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dapat membuka ruang bagi pengembangan kegiatan serupa secara berkelanjutan.
Dengan menggabungkan olahraga otomotif ekstrem, promosi wisata, dan aksi sosial, kegiatan ini diharapkan menjadi lebih dari sekadar agenda hiburan dalam rangkaian HJB ke-349 dan HUT ke-81 TNI.
Deru ratusan mesin jeep dan trail di wilayah Bojonegoro selatan menjadi simbol semangat kebersamaan, kepedulian, dan upaya memperkenalkan potensi daerah. Harapannya, kemeriahan yang tercipta tidak berhenti ketika kendaraan kembali ke garis finis, tetapi meninggalkan manfaat sosial dan ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat.
(Red/Prokopim)












