Kampungberita.com Dander Bojonegoro 13/4/2026, Bojonegoro — Harapan warga soal jalan yang lebih layak di kawasan Jalan Kayangan Api, Gang Algasi, Desa Dander, tampaknya masih harus ditunda. Proyek paving yang disebut-sebut bersumber dari Dana Desa itu sudah sekitar satu tahun tak menunjukkan perkembangan berarti.
Di lokasi, material paving terlihat masih menumpuk. Sementara kondisi jalan justru semakin memprihatinkan. Alih-alih mulus, permukaan jalan yang tidak rata malah bikin pengguna jalan harus ekstra hati-hati setiap melintas.
“Sudah lama dibiarkan. Bukannya selesai, malah tambah rusak. Kalau lewat sini harus pelan-pelan, takut jatuh,” ujar salah satu warga.
Situasi ini tentu bikin warga bertanya-tanya. Banyak yang berharap ada kejelasan, baik soal kelanjutan proyek maupun informasi terkait anggaran yang digunakan. Bagi masyarakat, transparansi jadi hal penting agar tidak muncul dugaan atau prasangka yang berkembang liar.
Sejumlah warga juga menilai, jika memang proyek ini direncanakan untuk kepentingan umum, semestinya bisa diselesaikan dengan baik atau setidaknya ada penjelasan resmi terkait kendala yang dihadapi.
“Yang penting kami ingin tahu. Kalau ada masalah, ya disampaikan. Biar tidak jadi tanda tanya,” tambah warga lainnya.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah desa terkait kondisi proyek tersebut. Warga pun berharap ada komunikasi terbuka agar persoalan ini tidak berlarut-larut.
Di sisi lain, masyarakat juga mendorong adanya pengawasan dan evaluasi dari pihak terkait, supaya pembangunan ke depan bisa berjalan lebih optimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.




