kampungberita.com Bojonegoro – Semangat juang dan disiplin panjang akhirnya berbuah manis. Para atlet karate asal Bojonegoro tampil gemilang dalam ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) FORKI Jawa Timur 2026 yang berlangsung di GOR Ken Arok, Kota Malang, pada 10–12 April 2026.
Di tengah ketatnya persaingan antar daerah, kontingen Bojonegoro menunjukkan kelasnya. Dari 20 atlet yang diturunkan, mereka berhasil membawa pulang 10 medali, terdiri dari 4 emas, 2 perak, dan 4 perunggu. Capaian ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan dari kerja keras, ketekunan, dan semangat pantang menyerah yang terus ditempa selama ini.
Setiap pertandingan menjadi panggung pembuktian. Gerakan yang presisi, strategi yang matang, serta mental tanding yang kuat menjadikan para karateka Bojonegoro mampu bersaing dan unggul di berbagai nomor, baik kata maupun kumite.
Ketua FORKI Bojonegoro, Dr. H. Moh. Zainal Arifin, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan bahwa hasil ini merupakan buah dari proses panjang yang dilalui bersama—mulai dari latihan yang disiplin hingga dukungan penuh dari para pelatih dan orang tua atlet.
“Prestasi ini lahir dari kebersamaan dan kerja keras. Ini adalah langkah maju yang patut kita syukuri,” ujarnya.
Lebih dari sekadar kemenangan, keberhasilan ini menjadi harapan baru. Bojonegoro kembali menegaskan diri sebagai salah satu lumbung atlet karate berbakat di Jawa Timur, sekaligus menginspirasi generasi muda untuk berani bermimpi dan berjuang meraihnya.
Dari Malang, mereka pulang bukan hanya dengan medali, tetapi juga dengan kebanggaan yang menguatkan langkah menuju prestasi berikutnya.

