Kampungberita.com NGAWI – Polres Ngawi memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di wilayah Kabupaten Ngawi dalam kondisi aman dan terkendali pascalebaran.
Pengecekan dilakukan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) serta Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang tersebar di beberapa titik strategis. Kegiatan ini dipimpin oleh Kasat Reskrim Aris Gunadi bersama tim, serta melibatkan petugas dari Dinas Metrologi.
Adapun lokasi yang menjadi sasaran pengecekan meliputi SPBU di wilayah Karangasri dan Tempuran, serta SPBE di Karangtengah Prandon dan Geneng.
Dari hasil pemeriksaan, stok BBM baik subsidi maupun non-subsidi dinyatakan mencukupi. Selain itu, distribusi berjalan lancar tanpa adanya keterlambatan. Hasil uji takaran juga menunjukkan volume BBM masih dalam batas toleransi dan tidak ditemukan adanya kontaminasi zat lain maupun air.
Sementara itu, untuk LPG subsidi 3 kilogram, hasil pengecekan di SPBE menunjukkan tidak adanya pengurangan kuota. Distribusi harian tercatat berjalan normal dengan penyaluran berkisar antara 18 hingga 22 load order (LO) per hari. Uji timbang tabung gas pun dinyatakan sesuai standar yang berlaku.
Kapolres Ngawi Prayoga Angga Widyatama melalui AKP Aris Gunadi menyampaikan bahwa secara umum kondisi pasokan energi di wilayah Ngawi tetap terjaga dengan baik.
“Distribusi BBM dan LPG berjalan lancar, tidak ditemukan indikasi pelanggaran maupun kelangkaan di lapangan pasca lebaran,” ujarnya, Sabtu (11/4/2026).
Polres Ngawi menegaskan akan terus melakukan pengawasan secara berkala serta berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk Pertamina dan instansi perdagangan, guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
Dengan langkah ini, masyarakat diimbau tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM maupun LPG di wilayah Kabupaten Ngawi.





