Kampungberita.com Boyolali – Pembangunan Jembatan Garuda yang berlokasi di Desa Cerme, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali terus menunjukkan progres signifikan. Pada Sabtu (11/4/2026), pekerjaan difokuskan pada perakitan besi pondasi sebagai tahap krusial dalam menopang kekuatan struktur jembatan.
Dalam proses tersebut, personel TNI bersama warga setempat tampak bekerja sama merangkai dan mengikat besi sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Tahapan ini menjadi langkah awal sebelum dilaksanakannya pengecoran pondasi, sehingga membutuhkan ketelitian tinggi guna memastikan konstruksi yang kokoh dan tahan lama.
Salah satu anggota TNI di lokasi menyampaikan bahwa proses perakitan besi harus dilakukan dengan presisi agar hasil akhir sesuai dengan standar konstruksi. “Pondasi adalah bagian paling vital. Jika perakitan besi dilakukan dengan benar, maka struktur jembatan akan lebih kuat dan aman digunakan,” ujarnya.
Meski dihadapkan pada kondisi medan yang cukup menantang, semangat gotong royong antara warga dan aparat TNI tetap terjaga. Kebersamaan tersebut menjadi kunci dalam mempercepat proses pembangunan yang diharapkan selesai tepat waktu.
Kepala Desa Cerme, yang enggan disebutkan namanya, mengapresiasi keterlibatan semua pihak dalam pembangunan jembatan tersebut. Ia berharap keberadaan Jembatan Garuda nantinya dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Jembatan ini akan sangat membantu mobilitas warga, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi dan akses antarwilayah,” ungkapnya.
Dengan progres pembangunan yang terus dikebut, Jembatan Garuda diharapkan segera rampung dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas, khususnya warga Desa Cerme dan sekitarnya.



