Kampungberita.com/TUBAN – Warga mengeluhkan pekerjaan Yudit (U-Ditch) di Desa Prambon Tergayang, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, arah Bangunrejo. Material hasil galian proyek disebut menumpuk di badan jalan hingga menyebabkan akses penghubung warga menuju Pandanagung, Desa Mentoro, tertutup.
Kondisi tersebut membuat warga kesulitan melintas. Salah seorang warga berinisial ML mengaku terganggu dengan penutupan akses jalan tersebut, terlebih jalan itu merupakan jalur yang biasa digunakan masyarakat untuk beraktivitas.
“Saya kesulitan mau lewat. Kenapa tidak ada jalan daruratnya? Sudah tahu ini jalan akses warga, malah ditutup total,” keluh ML.
Menurut warga, mereka memahami bahwa pekerjaan tersebut dilakukan untuk memperbaiki infrastruktur dan membutuhkan penggalian badan jalan. Namun, warga berharap pelaksana pekerjaan tetap memperhatikan akses masyarakat selama proyek berlangsung.

Warga menilai seharusnya disiapkan akses jalan sementara atau jalan darurat, sehingga mobilitas masyarakat tidak sepenuhnya terputus. Apalagi, menurut mereka, pada pekerjaan serupa yang dilakukan kontraktor lain biasanya tetap disediakan jalur alternatif bagi warga.
“Memang sedang dibenahi, tetapi setidaknya diberi akses jalan sementara seperti kontraktor lainnya,” harapnya.
Warga meminta pihak pelaksana maupun dinas terkait segera turun ke lokasi dan mencarikan solusi. Mereka berharap akses jalan penghubung tersebut dapat kembali dilalui, meski hanya melalui jalur sementara selama pekerjaan berlangsung.
Warga juga meminta agar pekerjaan tidak hanya mengejar penyelesaian proyek, tetapi turut memperhatikan keselamatan dan kebutuhan akses masyarakat sekitar.
Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak pelaksana pekerjaan maupun dinas terkait mengenai penutupan akses dan penyediaan jalan darurat tersebut.
(Muslikan)












