Kampungberita.com/JAMBI — Perkelahian antarpelajar SMP di Kota Jambi berakhir tragis. Seorang siswa berusia 14 tahun meninggal dunia setelah terlibat duel satu lawan satu dengan pelajar lainnya di kawasan Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara utuh rangkaian kejadian yang berujung pada meninggalnya korban.
Korban diketahui berinisial AYD (14), siswa kelas IX salah satu SMP negeri di Kota Jambi. Sementara pelajar yang terlibat dalam perkelahian berinisial MBP (13), siswa kelas VIII.
Kasat Reskrim Polresta Jambi AKP Husni Abda menjelaskan, kejadian diduga bermula dari komunikasi antarteman yang mencari lawan untuk melakukan perkelahian. Kesepakatan tersebut kemudian berlanjut dengan pertemuan kedua pihak di kawasan Jalan Imam Bonjol.
Sesampainya di lokasi, korban dan pelajar lainnya kemudian terlibat duel satu lawan satu.
Namun, situasi berubah menjadi serius ketika korban mengalami penurunan kesadaran. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Meski telah mendapat pertolongan, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Korban dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit.
Untuk mengetahui penyebab kematian secara lebih jelas, jenazah korban kemudian menjalani autopsi di RS Bhayangkara Polda Jambi oleh dokter forensik.
Dari pemeriksaan sementara, polisi menyebut terdapat kerusakan pada organ dalam korban yang diduga berkaitan dengan kekerasan dalam perkelahian. Namun, penyidik masih melakukan pendalaman untuk memastikan hubungan antara luka atau kondisi medis tersebut dengan peristiwa yang terjadi.
Sementara itu, pelajar yang terlibat dalam duel telah diamankan oleh pihak kepolisian. Karena perkara tersebut melibatkan anak, pemeriksaan dilakukan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Jambi dengan memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku terhadap anak.
Penyidik juga masih meminta keterangan dari sejumlah pihak yang mengetahui kejadian tersebut untuk melengkapi rangkaian penyelidikan.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius karena sebuah perkelahian yang diduga bermula dari ajakan mencari lawan berakhir dengan hilangnya nyawa seorang pelajar.
Polisi masih terus mendalami motif, kronologi lengkap, serta faktor yang menyebabkan duel tersebut terjadi. Penanganan perkara juga dilakukan secara hati-hati mengingat pihak-pihak yang terlibat masih berstatus anak di bawah umur.
Hingga saat ini, penyidik belum menyampaikan kesimpulan akhir terkait penyebab kematian korban maupun seluruh fakta dalam peristiwa tersebut. Masyarakat diimbau tidak berspekulasi dan menyerahkan proses penanganan perkara kepada pihak berwenang
(*)


