kampungberita.com/BOJONEGORO – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bojonegoro terus berupaya meningkatkan kapasitas pengurus dalam pengelolaan administrasi organisasi berbasis digital. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Updating E-Reporting yang digelar di Hotel Griya Dharma Kusuma, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan ini menjadi sarana bagi para pengurus DWP untuk memperkuat pemahaman sekaligus meningkatkan keterampilan dalam melakukan pembaruan dan pengisian laporan melalui sistem e-reporting.
Selain mendapatkan materi, peserta juga mengikuti praktik pengisian laporan secara langsung. Dengan demikian, pengurus diharapkan mampu menyusun dan memperbarui laporan kegiatan secara tertib, tepat waktu, serta sesuai dengan program kerja yang benar-benar telah dilaksanakan.
Pembina DWP Kabupaten Bojonegoro, Edi Susanto, menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi digital kini menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola organisasi.
Menurutnya, perkembangan teknologi telah membuat berbagai proses administrasi dan pelaporan semakin banyak dilakukan melalui sistem aplikasi.
“Di era digitalisasi saat ini, hampir semua laporan dan pembaruan sudah difasilitasi melalui aplikasi,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan bimtek tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan formal, tetapi benar-benar mampu meningkatkan kemampuan sumber daya manusia yang bertugas sebagai operator e-reporting.
“Sehebat apa pun aplikasinya, kalau operator atau SDM-nya tidak update dan tidak memahami, juga percuma,” jelasnya.
Menurut Edi, keberadaan e-reporting juga memiliki fungsi penting sebagai sarana monitoring dan evaluasi kegiatan DWP secara berjenjang. Melalui laporan yang disampaikan, perkembangan pelaksanaan program kerja pada masing-masing unsur pelaksana maupun unit DWP dapat dipantau secara lebih terstruktur.
Karena itu, ketepatan waktu dalam penyampaian laporan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Isi laporan juga harus menggambarkan kegiatan yang benar-benar telah dilaksanakan.
Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Bojonegoro, Emy Edi Susanto, menilai e-reporting tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengiriman laporan. Lebih dari itu, sistem tersebut merupakan bagian dari upaya membangun organisasi yang tertib, transparan, efektif, dan akuntabel.
Ia berharap para peserta mampu memahami penggunaan sistem secara teknis sekaligus membangun budaya kerja yang lebih disiplin dan konsisten dalam melaporkan setiap kegiatan.
“DWP yang berdaya adalah DWP yang mampu meningkatkan kapasitas anggotanya, memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat, serta mampu beradaptasi dengan perubahan zaman,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, pemateri dari DWP Provinsi Jawa Timur, M. Yusron Arrozaki, memberikan materi mengenai mekanisme pelaporan menggunakan sistem e-reporting yang telah diterapkan sejak 2016.
Para peserta mendapatkan penjelasan bahwa setiap kegiatan DWP perlu dilaporkan melalui sistem tersebut dengan periode pelaporan selama satu bulan.
Tak hanya membahas mekanisme teknis, peserta juga diperkenalkan dengan pemanfaatan teknologi artificial intelligence (AI) yang dapat digunakan untuk membantu proses penyusunan deskripsi dalam laporan kegiatan.
Melalui bimtek ini, DWP Kabupaten Bojonegoro diharapkan semakin mampu mengoptimalkan teknologi digital sebagai bagian dari penguatan administrasi organisasi, sehingga proses pelaporan dapat berjalan lebih tertib, efektif, dan akuntabel.
(Red/Com)












