Pemkab Bojonegoro Buka Seleksi MTQ 2026, Siapkan Generasi Qur’ani Berprestasi

aksesadim01
Pots6mDHR9q2P59g

Kampungberita.com/BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali membuka Seleksi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Bojonegoro Tahun 2026. Ajang keagamaan tahunan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam menggali, membina, sekaligus mengembangkan potensi generasi muda di bidang Al-Qur’an.

 

Mengusung tema “Mencetak Generasi Qur’ani yang Unggul, Berakhlak, dan Membanggakan!”, seleksi MTQ tahun ini diharapkan mampu menjaring qari, hafiz, dai, kaligrafer, hingga generasi muda yang memiliki kemampuan akademik berbasis Al-Qur’an dari berbagai wilayah di Kabupaten Bojonegoro.

 

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Bojonegoro, Dian Rokhmawati, mengatakan pelaksanaan seleksi disiapkan secara menyeluruh agar kesempatan mengikuti MTQ dapat menjangkau masyarakat hingga tingkat desa.

 

Menurutnya, MTQ tidak hanya berorientasi pada kompetisi dan pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an serta membentuk generasi yang memiliki karakter dan akhlak mulia.

 

“Seleksi MTQ bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam membumikan Al-Qur’an serta membina karakter generasi muda agar tumbuh unggul, berakhlak mulia, dan berprestasi,” ujar Dian.

 

Pendaftaran peserta MTQ Kabupaten Bojonegoro 2026 dibuka mulai 20 Agustus hingga 20 September 2026. Calon peserta wajib memenuhi sejumlah persyaratan umum, antara lain merupakan warga asli atau memiliki KTP Kabupaten Bojonegoro serta melengkapi dokumen administrasi berupa daftar riwayat hidup, KTP/KK, dan akta kelahiran.

 

Pelaksanaan seleksi dilakukan melalui dua tahapan. Seleksi tingkat kecamatan dijadwalkan berlangsung pada 24–27 September 2026 yang terbagi dalam tiga zona wilayah, yakni Zona Timur, Zona Tengah, dan Zona Barat. Sementara seleksi tingkat Kabupaten Bojonegoro akan digelar pada 10–11 Oktober 2026.

 

Tahun ini terdapat enam cabang utama yang diperlombakan, yakni Tilawah Al-Qur’an, Hifzh Al-Qur’an, Fahm Al-Qur’an, Syarh Al-Qur’an, Khath Al-Qur’an, serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ).

 

Pada cabang Tilawah Al-Qur’an, kategori yang diperlombakan meliputi golongan Tartil, Anak-anak, Remaja, Dewasa, dan Cacat Netra. Sementara cabang Hifzh Al-Qur’an mencakup hafalan 1 Juz, 5 Juz, 10 Juz, 20 Juz, dan 30 Juz.

 

Cabang Fahm Al-Qur’an dan Syarh Al-Qur’an dilaksanakan secara berkelompok dengan peserta tingkat MTs/SMP maupun MA/SMA. Adapun cabang Khath Al-Qur’an terdiri atas golongan Naskah atau Penulisan Buku, Hiasan Mushaf, Dekorasi, dan Kontemporer.

 

Sedangkan cabang KTIQ diperuntukkan bagi peserta dengan batas usia maksimal 23 tahun.

 

Untuk memudahkan peserta dari berbagai wilayah, seleksi tingkat kecamatan dibagi menjadi tiga zona. Zona Timur meliputi Kecamatan Kepohbaru, Baureno, Kedungadem, Sugihwaras, Sukosewu, Balen, Kanor, Sumberrejo, dan Kapas.

 

Zona Tengah mencakup Kecamatan Bojonegoro, Dander, Temayang, Bubulan, Trucuk, Malo, Kalitidu, Ngasem, Gondang, dan Sekar. Sementara Zona Barat meliputi Kecamatan Margomulyo, Ngraho, Padangan, Ngambon, Tambakrejo, Kasiman, Kedewan, Gayam, dan Purwosari.

 

Pemkab Bojonegoro mengajak sekolah, madrasah, pondok pesantren, serta seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan dalam menemukan dan mendorong putra-putri terbaik daerah agar mengikuti ajang tersebut.

 

“Kami mengimbau seluruh generasi muda Bojonegoro yang memiliki bakat dan keahlian di bidang keagamaan untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” tambah Dian.

 

Melalui penyelenggaraan MTQ 2026, Pemkab Bojonegoro berharap lahir lebih banyak generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam kemampuan membaca, menghafal, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an, tetapi juga mampu membawa nama baik Kabupaten Bojonegoro di tingkat yang lebih tinggi.

 

Informasi mengenai pendaftaran dan Petunjuk Teknis (Juknis) dapat diperoleh melalui pemindaian kode QR resmi yang disediakan panitia. Masyarakat juga dapat menghubungi kontak panitia di nomor 0823-5911-4008.

(Red/Com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *