Kampungberita.com/BOJONEGORO – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Desa Ngradin, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, berlangsung penuh keakraban. Suasana meriah terasa di kawasan Embung Ngradin, Minggu (30/8/2026), saat warga mengikuti lomba memasak nasi goreng.
Kegiatan yang digelar Pemerintah Desa Ngradin tersebut melibatkan ibu-ibu PKK, perangkat desa, serta perwakilan RT dan RW. Bukan sekadar ajang adu keterampilan memasak, lomba ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan membangun kekompakan antarwarga.
Sejak pagi, kawasan embung dipenuhi aktivitas para peserta. Berbagai bahan masakan disiapkan di masing-masing kelompok. Ada yang mengiris bumbu, menyiapkan pelengkap, menggoreng nasi, hingga mencicipi hasil masakan sebelum disajikan.
Canda dan tawa pun sesekali terdengar di tengah kesibukan memasak. Persaingan dalam lomba berlangsung santai, sehingga kegiatan tersebut lebih terasa seperti agenda berkumpul bersama keluarga besar Desa Ngradin.
Kepala Desa Ngradin, Ngatemin, mengatakan lomba memasak sengaja dikemas secara sederhana agar masyarakat dapat menikmati momentum kemerdekaan sekaligus memperkuat kebersamaan.
“Ini bukan hanya tentang lomba memasak. Yang lebih penting adalah bagaimana masyarakat bisa berkumpul, bercanda, bersilaturahmi dan menjaga kekompakan. Semangat kebersamaan ini yang ingin terus kami tumbuhkan di Desa Ngradin,” ujarnya.
Menurut Ngatemin, peringatan kemerdekaan tidak harus selalu dilakukan melalui kegiatan seremonial. Nilai-nilai kemerdekaan juga dapat diwujudkan dalam kehidupan masyarakat melalui gotong royong, kerukunan dan kepedulian terhadap sesama.
“Semangat kemerdekaan bisa kita hadirkan melalui kebersamaan. Ketika warga rukun dan kompak, itu juga menjadi bagian dari cara kita mengisi kemerdekaan,” tambahnya.
Kemeriahan semakin terasa karena hasil masakan para peserta tidak hanya menjadi bagian dari perlombaan. Sekitar 45 kilogram nasi goreng berhasil terkumpul dan kemudian dinikmati bersama masyarakat.
Panitia juga menyediakan sejumlah doorprize bagi peserta untuk menambah semarak kegiatan. Kehadiran hadiah tersebut membuat suasana semakin hidup, meski tujuan utama kegiatan tetap pada kebersamaan dan partisipasi warga.
Bagi peserta, lomba tersebut menjadi kesempatan untuk sejenak keluar dari rutinitas. Mereka dapat saling berbagi cerita, bertukar pengalaman, sekaligus menunjukkan kreativitas dalam mengolah menu sederhana menjadi hidangan yang menggugah selera.
Kawasan Embung Ngradin pun menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat. Aroma bumbu yang sedang dimasak berpadu dengan suara tawa dan percakapan warga, menciptakan suasana perayaan kemerdekaan yang sederhana namun penuh makna.
Ngatemin berharap semangat persaudaraan dan gotong royong yang tumbuh melalui kegiatan tersebut tidak berhenti setelah rangkaian peringatan HUT RI selesai.
“Semoga kebersamaan, persaudaraan, gotong royong dan kerukunan ini terus terjaga. Sebab, dalam membangun desa, kekompakan seluruh masyarakat menjadi salah satu kekuatan utama,” pungkasnya.
(Red/Com)












