LBB Pramuka Bojonegoro Jadi Wahana Bentuk Karakter dan Mental Generasi Muda

aksesadim01
1000414116

Kampungberita.com/BOJONEGORO – Kegiatan Lomba Baris-Berbaris (LBB) Pramuka di Kabupaten Bojonegoro tidak sekadar menjadi ajang unjuk keterampilan dan kekompakan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda melalui latihan disiplin, tanggung jawab, konsentrasi, serta mental pantang menyerah.

 

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah saat membuka LBB Pramuka tingkat SMP/MTs hingga SMA/MA se-Kabupaten Bojonegoro yang berlangsung di Jalan Mas Tumapel, Bojonegoro, Sabtu (29/8/2026).

 

Kegiatan tersebut diikuti Pramuka golongan Penggalang dan Penegak dengan jumlah peserta yang terdaftar sebanyak 94 orang.

 

Dalam sambutannya, Nurul Azizah mengajak para peserta memaknai setiap gerakan dalam baris-berbaris sebagai bagian dari proses pembelajaran kehidupan. Menurutnya, gerakan yang menuntut peserta untuk selalu fokus ke depan memiliki filosofi bahwa setiap generasi muda harus memiliki tujuan dan arah yang jelas dalam menatap masa depan.

 

“Dimulai dengan gerakan, kita fokus ke depan. Berarti tujuan kita ke depan harus menjadi perhatian,” ungkapnya.

 

Ia menambahkan, perjalanan kehidupan tidak selalu berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan. Berbagai gangguan dan tantangan dapat muncul sewaktu-waktu, sebagaimana peserta LBB yang dituntut tetap berkonsentrasi meskipun terdapat suara maupun kondisi yang berpotensi mengganggu fokus.

 

Karena itu, kemampuan menjaga konsentrasi, menjalankan tanggung jawab, dan tetap berada pada tujuan menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi masa depan.

 

“Kalau dilakukan dengan fokus dan benar, berarti anak-anakku dalam menatap masa depan tentu bisa menggambarkan suatu kesuksesan,” jelas Nurul Azizah.

 

Menurutnya, keberhasilan bukanlah sesuatu yang diperoleh secara instan. Kesuksesan membutuhkan proses panjang yang di dalamnya terdapat perjuangan, pembelajaran, bahkan kegagalan. Yang terpenting, kata dia, setiap kegagalan harus menjadi momentum untuk kembali bangkit.

 

“Sukses adalah berproses. Ketika kita jatuh, bisa bangun. Jatuh lagi harus bangun,” tegasnya.

 

Nilai-nilai tersebut, lanjut Nurul Azizah, sejalan dengan semangat kepramukaan yang mengedepankan kemandirian, tanggung jawab dan pembentukan karakter. Pramuka juga dinilai mampu melatih generasi muda agar memiliki kemampuan menghadapi persoalan dan mencari solusi secara mandiri.

 

“Karena Pramuka mempunyai kemandirian, tanggung jawab, berkarakter, dan bisa memecahkan masalah,” katanya.

 

Selain memberikan motivasi kepada peserta, Wakil Bupati juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Pengawasan dan perhatian keluarga dinilai sangat dibutuhkan di tengah tantangan perkembangan zaman yang semakin kompleks.

 

Ia berharap seluruh peserta tidak hanya mengejar prestasi dalam perlombaan, tetapi juga mampu mengambil nilai-nilai positif dari kegiatan tersebut sebagai bekal membangun kepribadian.

 

Nurul Azizah berpesan agar para peserta terus menjaga semangat, kedisiplinan, dan tanggung jawab serta tumbuh menjadi generasi yang mampu memberikan kebanggaan bagi keluarga dan daerah.

 

Kegiatan LBB Pramuka tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pembinaan generasi muda Bojonegoro agar memiliki karakter kuat, disiplin, percaya diri, serta siap menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.

(Red/Com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *