Kampungberita.com/BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat upaya membuka akses kerja bagi masyarakat melalui penyelenggaraan BEJO Career Day. Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara pencari kerja dengan dunia usaha sekaligus mendorong peningkatan kompetensi masyarakat agar lebih siap menghadapi kebutuhan industri.
Tidak hanya menghadirkan berbagai peluang kerja, BEJO Career Day juga dilengkapi dengan kegiatan pengembangan kapasitas bagi para pencari kerja. Salah satunya melalui sesi bertajuk “Kerja dan Menjadi Kandidat Pilihan” yang menghadirkan Cynthia Cecilia, Co-founder Jobhun, platform yang bergerak di bidang rekrutmen dan pengembangan karier.
Kegiatan tersebut diharapkan memberikan wawasan kepada para pencari kerja mengenai cara mempersiapkan diri secara lebih matang, mulai dari mengenali kompetensi, membangun kualitas diri, hingga meningkatkan kesiapan dalam menghadapi proses rekrutmen perusahaan.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Bojonegoro turut menggandeng 14 asosiasi Industri Kecil dan Menengah (IKM). Keterlibatan berbagai asosiasi tersebut menjadi bagian dari langkah memperkuat ekosistem ketenagakerjaan sekaligus memperluas jejaring antara masyarakat dan sektor usaha.
Bagi pencari kerja, kehadiran kegiatan tersebut memberikan kesempatan untuk memperoleh informasi secara langsung dari perusahaan. Salah satunya Nanda, warga Kecamatan Sumberrejo, yang mengaku terbantu karena dapat berinteraksi langsung dengan sejumlah perusahaan dan mengetahui persyaratan pekerjaan yang tersedia.
“Saya merasa bisa langsung mencari informasi pekerjaan dan persyaratan dari perusahaan yang ada di sini. Semoga saya bisa segera mendapatkan pekerjaan langsung dari sini,” ujar Nanda.
BEJO Career Day tidak sekadar menjadi ajang penyampaian informasi lowongan pekerjaan. Lebih jauh, kegiatan ini menjadi wadah untuk mempertemukan kebutuhan dunia usaha dengan potensi tenaga kerja lokal.
Pemkab Bojonegoro berharap kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, pencari kerja, asosiasi industri, dan masyarakat dapat terus diperkuat. Sinergi tersebut dinilai penting untuk memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kualitas dan kompetensi tenaga kerja, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bojonegoro.
Melalui kegiatan yang mempertemukan berbagai unsur ketenagakerjaan tersebut, pemerintah daerah berupaya memastikan masyarakat tidak hanya memperoleh informasi mengenai lowongan kerja, tetapi juga memiliki bekal dan kompetensi yang semakin sesuai dengan kebutuhan dunia industri.
(Red/Com)












