Kampungberita.com/BOJONEGORO – Upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan wilayah terhadap ancaman kekeringan terus dilakukan di Kabupaten Bojonegoro. Melalui Gerakan Suka Menanam, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersama Pemerintah Kecamatan Sukosewu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), pemerintah desa, dunia pendidikan, serta masyarakat bersinergi memperluas kawasan hijau di Desa Pacing.
Program tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam membangun lingkungan yang lebih asri, sehat, dan berkelanjutan. Selain meningkatkan tutupan vegetasi, gerakan ini juga diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, termasuk membuka peluang pengembangan wisata berbasis lingkungan yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
“Kami berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Pemerintah Kecamatan Sukosewu, dan Dinas Lingkungan Hidup terus terjalin dalam mewujudkan lingkungan yang lestari. Ke depan, kawasan hijau yang berkembang diharapkan mampu menjadi daya tarik wisata sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat,” ungkapnya.
Sebagai bagian dari aksi nyata, peserta melakukan penanaman berbagai jenis pohon yang memiliki fungsi ekologis penting, antara lain pohon pule, ketepeng, dan mahoni. Ketiga jenis pohon tersebut dipilih karena mampu beradaptasi dengan kondisi lingkungan setempat serta berperan sebagai peneduh, menjaga konservasi tanah, dan meningkatkan cadangan air.
Kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, legislatif, perangkat kecamatan, pemerintah desa, lembaga pendidikan, hingga masyarakat diharapkan mampu memperkuat ketahanan lingkungan Desa Pacing terhadap risiko kekeringan maupun bencana alam lainnya.
Melalui Gerakan Suka Menanam, Bojonegoro terus menegaskan komitmennya dalam memperluas ruang terbuka hijau, menjaga keseimbangan ekosistem, serta mewujudkan pembangunan yang berwawasan lingkungan demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
(Red/Kom)







