Ribuan Warga Kedungadem Tumpah Ruah di Pesta Rakyat PAN, Olahraga hingga Layanan Kesehatan Gratis

aksesadim01
IMG 20260830 WA0047

Kampungberita.com/BOJONEGORO — Semangat kebersamaan dan kemerdekaan terasa kuat di Desa Dayukidul, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. Ribuan warga memadati Lapangan SDN Dayukidul 1, Sabtu (29/8/2026), untuk mengikuti Pesta Rakyat yang digelar DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Bojonegoro.

 

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus HUT ke-28 PAN. Mengusung semangat “PAN Gerak Cepat Bantu Rakyat”, acara dikemas dengan berbagai kegiatan yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga pelayanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

 

Sejak pagi, warga mulai berdatangan untuk mengikuti senam BMM dan jalan sehat. Suasana semakin semarak ketika ribuan peserta mengikuti rute jalan sehat yang mengambil titik start dan finish di sekitar Lapangan SDN Dayukidul 1.

 

Selain kegiatan olahraga, masyarakat juga mendapatkan akses pengecekan kesehatan dan pengobatan gratis. Panitia turut menghadirkan pasar murah, makanan sehat serta pembagian berbagai hadiah melalui doorprize.

 

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan hiburan musik rock dangdut Putra Bisma yang membuat suasana pesta rakyat semakin meriah.

 

Ketua DPD PAN Bojonegoro, Lasuri, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat serta seluruh pihak yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

 

Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Dayukidul, perangkat desa, RT/RW, BPD, Karang Taruna serta berbagai unsur lainnya yang telah bergotong royong membantu pelaksanaan kegiatan.

 

“Terima kasih kepada seluruh panitia, kepada Bu Kades, seluruh perangkat desa, RT/RW, BPD, Karang Taruna yang bahu-membahu membantu kami dalam rangka pelaksanaan Dirgahayu RI ke-81 dan HUT Partai Amanat Nasional ke-28,” ujar Lasuri.

 

Menurutnya, pemilihan Desa Dayukidul sebagai lokasi kegiatan menjadi bagian dari upaya PAN untuk membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menghadirkan kegiatan yang dapat dirasakan manfaatnya secara langsung.

 

“Alhamdulillah, kita tempatkan di Desa Dayukidul, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. Pagi ini menurut saya luar biasa,” katanya.

 

Lasuri juga menyampaikan permohonan maaf apabila pelaksanaan kegiatan menimbulkan gangguan terhadap aktivitas maupun kenyamanan warga sekitar.

 

Sementara itu, Kepala Desa Dayukidul, Siti Mutmainah, mengapresiasi pelaksanaan Pesta Rakyat tersebut. Menurutnya, tingginya partisipasi warga menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan masyarakat Dayukidul.

 

“Saya bangga dan mencintai warga Desa Dayukidul yang semangat dan antusias mengikuti acara ini,” ujarnya.

 

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran DPD PAN Bojonegoro, anggota DPRD dari Fraksi PAN, panitia, perangkat desa, Karang Taruna Dayukidul serta seluruh pihak yang telah ikut menyukseskan kegiatan.

 

Siti berharap kegiatan semacam itu tidak sekadar menjadi agenda perayaan, tetapi mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan sosial dan budaya gotong royong di tingkat desa.

 

Apresiasi serupa disampaikan Ketua Panitia Yunus melalui perwakilannya, Moch. Choirul Anam atau yang akrab disapa Mas Irul.

 

Ia menilai antusiasme masyarakat menjadi salah satu indikator keberhasilan kegiatan yang digelar dalam momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI dan HUT PAN tersebut.

 

“Kami mengucapkan terima kasih atas antusiasme masyarakat dalam acara ini dalam rangka Dirgahayu RI ke-81 sekaligus merayakan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional,” ungkapnya.

 

Mas Irul menjelaskan, konsep kegiatan sengaja memadukan unsur olahraga, pelayanan sosial, kebutuhan masyarakat dan hiburan.

 

“Pada pagi ini kita juga menyediakan pasar murah, pengobatan gratis, jalan sehat dan makanan sehat seperti polo pendem dan lain sebagainya. Intinya kami ingin mengajak masyarakat Dayukidul untuk sehat dan bahagia,” jelasnya.

 

Pesta Rakyat PAN di Dayukidul pun menjadi ruang bertemunya masyarakat, kader partai, pemerintah desa dan berbagai unsur lainnya dalam suasana penuh keakraban.

 

Momentum tersebut memperlihatkan bahwa perayaan kemerdekaan dapat dikemas tidak hanya dengan hiburan, tetapi juga melalui kegiatan olahraga, pelayanan sosial dan upaya membangun kebersamaan di tengah masyarakat.

(Red/TM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *