Kampungberita.com/BOJONEGORO — Suasana penuh kehangatan menyelimuti peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 SMP Negeri 1 Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (22/8/2026). Perayaan tersebut menjadi semakin istimewa dengan kehadiran Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno yang kembali mengunjungi sekolah tempat dirinya pernah menimba ilmu.
Kehadiran Pratikno bukan sekadar nostalgia dengan almamater. Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyampaikan pesan tentang pentingnya pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter dan kepribadian peserta didik.
Peringatan HUT ke-61 SMP Negeri 1 Padangan mengusung tema “Enam Dekade Mendidik dengan Hati, Satu Tekad Membangun Negeri”. Kegiatan tersebut sekaligus dirangkai dengan peresmian gedung baru sekolah.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro Cantika V Wahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, jajaran Forkopimda, Forkopimcam Padangan, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro, Sekretaris Daerah beserta jajaran, kepala perangkat daerah terkait, pengawas sekolah, tenaga pendidik, komite sekolah, serta keluarga besar dan alumni SMP Negeri 1 Padangan turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Pratikno menegaskan bahwa pembangunan sarana pendidikan harus memiliki tujuan yang lebih besar, yakni membangun kualitas manusia.
Menurutnya, keberadaan gedung dan fasilitas sekolah merupakan sarana pendukung. Hal terpenting adalah bagaimana seluruh fasilitas tersebut digunakan untuk menciptakan lingkungan belajar yang mampu mengembangkan peserta didik secara utuh.
“Sekolah itu membangun manusia. Bukan hanya mencetak orang pintar, tetapi mencetak orang yang sehat secara fisik, sehat secara mental, sehat secara sosial, dan sehat secara spiritual atau berkarakter,” kata Pratikno.
Ia menilai kemampuan akademik saja belum cukup menjadi bekal anak dalam menghadapi kehidupan. Peserta didik juga perlu mendapatkan ruang untuk mengembangkan kesehatan fisik dan mental, kemampuan bersosialisasi, kepedulian terhadap lingkungan, semangat gotong royong, serta karakter dan nilai-nilai spiritual.
Karena itu, Pratikno berharap gedung baru SMP Negeri 1 Padangan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang proses pendidikan secara menyeluruh.
Ia juga menekankan pentingnya ketersediaan ruang bagi siswa untuk mengembangkan minat dan bakat, termasuk olahraga, seni, budaya, serta berbagai bentuk kreativitas dan ekspresi.
“Anak-anak harus punya ruang ekspresi untuk berolahraga, untuk seni budaya. Karena sekali lagi, kita bukan hanya mencetak manusia yang cerdas, tetapi manusia yang utuh,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Pratikno menyerahkan secara simbolis bantuan perlengkapan olahraga bagi SMP Negeri 1 Padangan. Bantuan tersebut terdiri atas satu papan skor, sembilan bola sepak bola, enam bola voli, dan lima bola basket.
Di hadapan para siswa dan keluarga besar sekolah, Pratikno juga mengajak seluruh civitas akademika SMP Negeri 1 Padangan untuk terus mempertahankan semangat belajar, berkarya, dan mengabdi kepada masyarakat.
Ia berharap keberhasilan sebuah sekolah tidak semata-mata dinilai dari prestasi akademik maupun fasilitas yang dimiliki, tetapi juga dari kiprah para alumninya setelah menyelesaikan pendidikan.
Menurutnya, alumni merupakan salah satu cerminan keberhasilan sebuah lembaga pendidikan. Semakin banyak lulusan yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa, semakin besar pula manfaat pendidikan yang telah diberikan sekolah.
“Kesuksesan sekolah dicerminkan oleh kesuksesan alumni-alumni SMP Negeri 1 Padangan ke depan,” pungkasnya.
Kunjungan Pratikno tersebut pun menjadi momentum refleksi bagi SMP Negeri 1 Padangan untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Memasuki usia 61 tahun, sekolah diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan tradisi prestasi, tetapi juga terus melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, sehat, kreatif, dan memiliki kepedulian terhadap bangsa serta lingkungan sekitarnya.
(Red/prok)












