Polres Bojonegoro Rangkul Komunitas Ojol, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Kamtibmas Kondusif

aksesadim01
IMG 20260829 WA0021

Kampungberita.com/BOJONEGORO – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) terus dilakukan Polres Bojonegoro dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Salah satunya melalui kegiatan cangkrukan dan doa bersama dengan Komunitas Ojol Bojonegoro Bersatu di halaman Gedung Serbaguna, Jalan KH. Mansur, Kelurahan Ledok Wetan, Kecamatan Bojonegoro, Jumat (28/8/2026).

 

Kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus forum komunikasi antara jajaran kepolisian dengan para pengemudi ojek online. Hadir dalam kesempatan itu Wakapolres Bojonegoro Kompol Ferry Dharmawan bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Bojonegoro, Ketua Komunitas Ojol Bojonegoro Bersatu Suwito atau Wio, serta puluhan anggota komunitas.

 

Dalam suasana santai dan penuh keakraban, kepolisian dan komunitas ojol berdiskusi mengenai pentingnya menjaga situasi keamanan di tengah aktivitas masyarakat yang semakin dinamis.

 

Kompol Ferry Dharmawan menyampaikan apresiasi kepada komunitas ojol yang telah berkenan hadir dan ikut membangun komunikasi bersama kepolisian. Menurutnya, cangkrukan menjadi salah satu cara efektif untuk mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat.

 

“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Dibutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat agar situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

 

Menurutnya, pengemudi ojek online memiliki posisi strategis karena aktivitas mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat dan berlangsung di berbagai wilayah. Kondisi tersebut membuat komunitas ojol dapat menjadi mitra penting kepolisian dalam menyampaikan informasi terkait situasi keamanan di lapangan.

 

Wakapolres juga mengajak para pengemudi ojol untuk tidak segan menyampaikan informasi apabila menemukan adanya aktivitas yang diduga melanggar hukum atau berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

Masyarakat dapat memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 untuk menyampaikan laporan maupun informasi yang membutuhkan perhatian kepolisian.

 

“Informasi dari masyarakat sangat membantu kepolisian dalam melakukan langkah pencegahan maupun penanganan secara cepat,” tambahnya.

 

Tidak hanya berdiskusi, kegiatan tersebut juga diisi dengan tahlil dan doa bersama. Para peserta memanjatkan doa untuk keselamatan, kedamaian, serta keberkahan bagi masyarakat dan Kabupaten Bojonegoro.

 

Momentum tersebut sekaligus menjadi simbol kuatnya semangat kebersamaan antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

 

Sementara itu, Ketua Komunitas Ojol Bojonegoro Bersatu, Suwito yang akrab disapa Wio, menyambut positif kegiatan yang digelar Polres Bojonegoro. Ia menilai komunikasi langsung antara kepolisian dan komunitas masyarakat penting untuk membangun kepercayaan serta memperkuat kerja sama di lapangan.

 

“Kami siap mendukung program-program Polres Bojonegoro. Komunitas Ojol Bojonegoro Bersatu juga siap menjadi mitra kepolisian dengan memberikan informasi apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu kamtibmas,” kata Wio.

 

Ia berharap sinergi antara komunitas ojol dan kepolisian dapat terus dipertahankan serta semakin diperkuat.

 

“Semoga Bojonegoro tetap aman, bahagia, makmur, dan menjadi daerah yang membanggakan bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

 

Kegiatan cangkrukan dan doa bersama tersebut menunjukkan bahwa menjaga keamanan tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga dapat dibangun melalui komunikasi, silaturahmi, kepedulian, dan kolaborasi antara kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat.

(*Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *