Kampungberita.com/BOJONEGORO – Dalam upaya membentuk generasi muda yang tangguh, disiplin, berkarakter, serta memiliki semangat nasionalisme tinggi, Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro resmi membuka kegiatan Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan tersebut dibuka melalui upacara di Lapangan Upacara Makodim 0813 Bojonegoro, Jumat (30/10/2026), pukul 09.00 WIB. Sebanyak 60 siswa-siswi pilihan dari MAN 1 Bojonegoro mengikuti kegiatan pembinaan generasi muda tersebut.
Persami KKRI tahun ini mengusung tema “Melalui Persami KKRI Kita Tingkatkan Jiwa Nasionalisme dan Rasa Cinta Tanah Air Guna Mewujudkan Generasi Muda yang Tangguh, Disiplin dan Berkarakter Kebangsaan”.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) mewakili Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, yakni Kasdim 0813 Bojonegoro Mayor Inf Marwoko Suwandono. Sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Kapten Kav Sarlan.
Prosesi pembukaan ditandai dengan penyematan tanda peserta latihan secara simbolis kepada perwakilan siswa. Momentum tersebut sekaligus menjadi tanda dimulainya rangkaian pembinaan dan pelatihan bagi para peserta Persami KKRI.
Sejumlah pejabat dan unsur terkait turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya para Danramil dan Danposramil jajaran Kodim 0813 Bojonegoro, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bojonegoro, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro, serta Kepala MAN 1 Bojonegoro.
Dalam amanat Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto yang dibacakan pada upacara pembukaan, disampaikan bahwa perkembangan globalisasi dan digitalisasi membawa tantangan tersendiri bagi generasi muda. Arus informasi yang semakin cepat, apabila tidak disikapi secara bijak, berpotensi memengaruhi pola pikir dan perilaku remaja, termasuk dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan.
Menurutnya, pengaruh negatif yang tidak sejalan dengan nilai luhur bangsa dapat mengikis rasa nasionalisme, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) hadir sebagai wadah pembinaan generasi muda tingkat SMA/SMK/MA yang diselenggarakan oleh TNI sebagai bagian dari upaya strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul, berkarakter, serta memiliki wawasan kebangsaan yang kuat,” demikian amanat Dandim yang dibacakan dalam upacara.
Lebih lanjut, Persami KKRI bertujuan menanamkan nilai-nilai kebangsaan sekaligus memperkuat pemahaman generasi muda terhadap ideologi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk menumbuhkan kesadaran bela negara, membangun kedisiplinan, memperkuat rasa tanggung jawab, serta mencegah generasi muda terjerumus dalam tindakan menyimpang maupun perilaku anarkis melalui kegiatan yang positif dan edukatif.
“Melalui kegiatan ini diharapkan generasi muda memiliki karakter yang kuat, semangat persatuan, serta mampu menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa ke depan,” tegasnya dalam amanat tersebut.
Rangkaian Persami KKRI Kodim 0813 Bojonegoro dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai Jumat hingga Sabtu, 30–31 Oktober 2026.
Pada hari pertama, kegiatan dipusatkan di Markas Kodim 0813 Bojonegoro dengan agenda pembekalan materi dasar kedisiplinan dan wawasan kebangsaan.
Selanjutnya, pada hari kedua, Sabtu (31/10/2026), peserta dijadwalkan mengikuti kegiatan outbound edukatif dan menantang di kawasan Wisata Grogolan, Desa Ngunut, Kecamatan Dander.
Sementara itu, upacara penutupan kegiatan direncanakan berlangsung pada Minggu (1/11/2026), pukul 14.00 WIB, bertempat di Lapangan Upacara Kodim 0813 Bojonegoro.
Melalui kegiatan Persami KKRI ini, Kodim 0813 Bojonegoro berharap para peserta tidak hanya memperoleh pengalaman baru, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, kepemimpinan, tanggung jawab, dan cinta tanah air dalam kehidupan sehari-hari.
Pembinaan generasi muda seperti ini menjadi salah satu langkah penting dalam mempersiapkan calon pemimpin masa depan yang memiliki integritas, berjiwa patriotik, serta mampu menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Red/tim












