Prostitusi berkedok warung remang-remang, Satpol PP tutup mata dan telinga

aksesadim01

Situbondo 19/5/2026 kampungberita.com/
Adanya praktek prostitusi terselubung pada warung remang remang di pinggir jalan raya desa Kotakan kecamatan situbondo menuai sorotan keras dari aktivis situbondo. Bagaimana tidak lokasi yang berada di pinggir jalan raya tersebut secara terang terangan para wanita bohay menawarkan jasa esek esek.

Didit P salah satu aktivis Situbondo menilai maraknya praktek prostitusi yang berkedok warung remang remang jika aparat yang berwenang tidak bertindak dan dibiarkan tentu ini menjadi preseden buruk untuk kabupaten situbondo.

Menurut Didit Praktik prostitusi terselubung di warung remang-remang merupakan fenomena sosial kompleks yang memerlukan penanganan lintas sektor secara tegas, adil, dan menyentuh akar permasalahan. Fenomena ini bukan sekadar masalah pelanggaran ketertiban umum, melainkan cerminan dari persoalan ekonomi, kesehatan masyarakat, dan penegakan hukum.

Selain dampak sosial praktek esek-esek juga bisa berdampak kepada kesehatan yaitu rentan terkena penyakit menular.

Didit meminta aparat yang berwenang terutama Satpol PP selaku penegak Peraturan Daerah jangan tutup mata dan telinga dan diam di meja, aparat harus bertindak tegas atas maraknya praktek prostitusi terutama yang ada di warung remang remang dan sepanjang jalan.

Pewarta : doni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *