Jembatan BKKD Sumuragung Perkuat Konektivitas Desa, Dorong Produktivitas Petani dan Pertumbuhan Ekonomi Lokal

aksesadim01
IMG 20260714 WA0076

Kampungberita.com/BOJONEGORO – Pembangunan jembatan di Dusun Grogol, Desa Sumuragung, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, menjadi tonggak penting dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat pedesaan. Infrastruktur yang dibangun melalui Program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Tahun Anggaran 2025 tersebut kini memberikan akses yang lebih aman, cepat, dan efisien bagi warga.

 

Sebelum jembatan permanen berdiri, masyarakat mengandalkan jembatan sederhana berbahan kayu dan bambu yang memiliki lebar terbatas serta kondisi kurang layak untuk dilalui. Kondisi itu kerap menghambat mobilitas warga, khususnya para petani yang setiap hari membawa hasil panen maupun sarana produksi pertanian.

 

Melalui dukungan anggaran sebesar Rp1.671.684.150, kini telah berdiri jembatan beton dengan panjang 15 meter dan lebar 6 meter. Infrastruktur tersebut mampu dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat sehingga memperlancar arus transportasi masyarakat.

 

Selain menghubungkan Desa Sumuragung, Kecamatan Sumberrejo, dengan Desa Kedungbondo, Kecamatan Balen, jembatan ini juga menjadi jalur alternatif bagi warga dari sejumlah desa di sekitarnya. Akses yang lebih singkat dinilai mampu menghemat waktu perjalanan sekaligus menekan biaya transportasi.

 

Keberadaan jembatan tersebut membawa dampak nyata terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat. Distribusi hasil pertanian menjadi lebih lancar, biaya angkut dapat ditekan, dan akses menuju pasar semakin mudah sehingga diharapkan mampu meningkatkan daya saing serta nilai jual komoditas pertanian.

 

Dony, salah seorang pemuda asal Desa Kedungbondo, mengungkapkan bahwa pembangunan jembatan tersebut memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Menurutnya, akses yang semakin baik membuat aktivitas warga menjadi lebih lancar dan mendukung pertumbuhan ekonomi desa.

 

Hal senada disampaikan Eko, warga Dusun Grogol, Desa Sumuragung. Ia mengapresiasi Pemerintah Desa Sumuragung yang telah merealisasikan pembangunan infrastruktur yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat.

 

“Jembatan ini sangat membantu aktivitas warga, terutama petani. Selain mempermudah akses, keberadaannya juga mempererat hubungan antarwilayah karena mobilitas masyarakat menjadi jauh lebih mudah,” ujarnya.

 

Kepala Desa Sumuragung, Mashadi, menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat. Ia menilai infrastruktur tersebut menjadi investasi penting bagi kemajuan desa.

 

Mashadi juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, dan Wakil Bupati Nurul Azizah atas dukungan yang diberikan melalui Program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD).

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dan Ibu Wakil Bupati Nurul Azizah atas dukungan yang diberikan melalui Program BKKD. Jembatan ini merupakan kebutuhan masyarakat yang akhirnya dapat terwujud dan kini memberikan manfaat besar bagi petani maupun warga yang setiap hari melintasi jalur ini,” ujar Mashadi saat ditemui di Kantor Desa Sumuragung, Selasa (14/7/2026).

 

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat komitmen dalam membangun infrastruktur pedesaan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

 

“Semakin baik akses transportasi, semakin besar pula peluang masyarakat untuk berkembang. Kami optimistis pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan akan meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga,” pungkasnya.

 

Pembangunan jembatan melalui Program BKKD menjadi salah satu wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke tingkat desa. Infrastruktur yang memadai diharapkan tidak hanya memperlancar konektivitas antarwilayah, tetapi juga menjadi fondasi bagi tumbuhnya perekonomian lokal yang lebih kuat, mandiri, dan berkelanjutan.

(Red/tim)