PLN Nyalakan Listrik 48 Koperasi Desa di Bojonegoro Raya, Dorong Penguatan Ekonomi Pedesaan

aksesadim01
IMG 20260523 WA0113

kampungberita.com BOJONEGORO – PT PLN (Persero) UP3 Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis desa melalui penyalaan serentak listrik untuk 48 Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) yang tersebar di Kabupaten Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan, Jumat (22/5/2026).

 

Program tersebut merupakan bagian dari upaya PLN dalam memperkuat ekosistem ekonomi desa melalui penyediaan pasokan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan guna menunjang aktivitas usaha masyarakat.

 

Penyalaan dilakukan langsung oleh jajaran PLN UP3 Bojonegoro yang dipimpin Manager PLN UP3 Bojonegoro, Danang Setiawan, bersama para Assistant Manager serta Manager Unit Layanan Pelanggan di sejumlah titik lokasi secara serentak.

 

Sebelum pelaksanaan penyalaan, PLN terlebih dahulu menggelar apel kesiapan petugas penyambungan sebagai langkah memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar operasional, tepat waktu, aman, dan lancar.

 

Hingga 21 Mei 2026, PLN UP3 Bojonegoro tercatat telah menyambungkan aliran listrik ke 415 lokasi Koperasi Desa Merah Putih di tiga kabupaten tersebut. Dengan tambahan 48 titik penyalaan terbaru, total koperasi desa yang kini telah menikmati layanan listrik PLN mencapai 463 lokasi.

 

Manager PLN UP3 Bojonegoro, Danang Setiawan, menegaskan bahwa keberadaan energi listrik menjadi faktor penting dalam mendukung produktivitas koperasi desa sebagai salah satu penggerak utama ekonomi masyarakat.

 

“Penyalaan serentak ini merupakan bentuk dukungan nyata PLN terhadap pertumbuhan ekonomi desa. Kami ingin memastikan kebutuhan listrik masyarakat dapat terpenuhi secara optimal sehingga mampu mendorong aktivitas usaha yang produktif dan berkelanjutan,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, PLN terus berkomitmen menghadirkan layanan kelistrikan yang stabil dan berkualitas guna mendukung pengembangan potensi desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Dalam proses penyambungan, seluruh petugas juga memastikan kesiapan jaringan serta instalasi pelanggan agar pasokan listrik dapat beroperasi secara aman dan andal.

 

Tak hanya melakukan penyalaan, PLN turut memberikan edukasi kepada masyarakat terkait penggunaan kWh meter, keselamatan ketenagalistrikan, hingga pemahaman mengenai kualitas tegangan listrik sebagai bagian dari peningkatan literasi energi di tingkat desa.

 

Melalui program ini, PLN berharap kehadiran listrik tidak hanya menunjang pelayanan koperasi, tetapi juga membuka peluang lahirnya berbagai aktivitas ekonomi produktif baru di wilayah Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan.

 

Sejalan dengan transformasi energi nasional, PLN juga terus mengajak masyarakat untuk beralih menuju gaya hidup berbasis energi listrik yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan demi mendukung pembangunan desa berkelanjutan.

(Red/tim***)