Jalan Desa Balenrejo Jadi Titik Pembuangan Sampah Liar, Warga Resah Minta Penanganan Serius

IMG 20260502 WA0009

Kampungberita.com Bojonegoro 2/4/2026 – Permasalahan sampah kembali mencuat di wilayah Kecamatan Balen. Jalan poros Desa Balenrejo menuju Desa Lengkong kini disorot setelah dipenuhi tumpukan sampah rumah tangga yang dibuang sembarangan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Pantauan di lokasi menunjukkan sampah berserakan di pinggir jalan, menimbulkan bau tidak sedap serta mengganggu kenyamanan pengguna jalan dan warga sekitar. Ironisnya, di lokasi tersebut telah terpasang imbauan tegas bertuliskan larangan membuang sampah, namun tetap diabaikan.

Kondisi ini memicu keresahan masyarakat. Mereka menilai perilaku tersebut mencerminkan rendahnya kesadaran terhadap kebersihan lingkungan, sekaligus berpotensi menimbulkan dampak kesehatan.

Kepala Desa Balen, Imam Priadi, menyayangkan masih adanya oknum yang tidak peduli terhadap kebersihan. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab menjaga lingkungan bukan hanya milik warga setempat, melainkan juga setiap orang yang melintas di kawasan tersebut.

> “Saya meminta kesadaran masyarakat, bukan hanya warga Balenrejo saja, tetapi semua yang melintas agar membuang sampah pada tempatnya, jangan di sembarang tempat, apalagi di pinggir jalan,” ujar Imam Priadi.

Ia menambahkan, kebersihan lingkungan merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan dan kenyamanan bersama.

> “Semua masyarakat harus bisa menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing agar lingkungan kita bersih dan kita juga sehat,” tegasnya.

Pemerintah desa, lanjutnya, telah berupaya melakukan penanganan sementara dengan membersihkan dan membakar sampah yang menumpuk. Namun langkah tersebut dinilai belum cukup untuk mengatasi persoalan secara berkelanjutan.

Imam Priadi juga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah, khususnya dinas terkait, agar persoalan ini tidak terus berulang.

> “Kami berharap dinas DLH dan dinas terkait segera turun tangan, memberikan solusi serta keterangan langsung kepada masyarakat dan pemerintah desa, agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” pungkasnya.

Fenomena pembuangan sampah liar ini menjadi pengingat bahwa kesadaran kolektif sangat dibutuhkan. Tanpa kepedulian bersama, persoalan lingkungan akan terus berulang dan berdampak luas bagi kehidupan masyarakat.