Diduga Mengantuk, Mobil Box JNT Hantam Pemotor di Utara Balai Desa Alasbuluh, Sopir dan Motor Terperosok ke Parit

kampungberita8
Oplus
oplus_0

Kampungberita.com

BANYUWANGI – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur utama Situbondo-Banyuwangi. Insiden melibatkan sebuah mobil box ekspedisi JNT Express dan seorang pengendara sepeda motor Yamaha Jupiter terjadi pada Kamis (16/7/2026), sekira pukul 15.30 wib sore tepatnya di lokasi utara Balai Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi.

 

Oplus
oplus_0

Berdasarkan informasi awal dari lokasi kejadian (TKP), kedua kendaraan diketahui bergerak searah dari arah selatan menuju utara. Namun, tiba-tiba mobil box bernomor polisi L 9146 CA oleng dan menabrak bagian belakang atau samping pemotor yang sedang melaju di depannya. Benturan keras membuat posisi mobil box tidak terkendali dan akhirnya terperosok ke dalam parit di pinggir jalan dengan kerusakan cukup parah pada bagian depan bumper dan kap mesin.

Dugaan Faktor Human Error

Saksi mata di lokasi menduga kuat penyebab kecelakaan adalah faktor kelalaian pengemudi. Diduga sopir mobil box JNT tersebut mengalami kantuk saat mengemudi, sehingga gagal menjaga jarak aman dan refleks pengereman terlambat, yang berujung pada tabrakan dengan pemotor.

Hingga kini, identitas pengendara motor belum dapat dikonfirmasi secara lengkap karena plat nomor kendaraan jenis Yamaha Jupiter tersebut tidak terlihat atau mungkin terlepas akibat benturan. tidak ada korban meninggal dalam kejadian ini

Korban Luka Ringan, Kasus Ditangani Polsek

Beruntung, korban pengendara motor tidak mengalami luka serius. Setelah mendapat pertolongan pertama di lokasi, korban segera dievakuasi oleh warga dan petugas menuju Puskesmas terdekat di Kecamatan Wongsorejo untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut akibat luka-luka ringan.

Kapolsek Wongsorejo, AKP Eko Darmawan, SH, melalui Aipda Rahmat membenarkan telah terjadinya insiden tersebut. Pihak kepolisian sudah turun ke TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi.

“Kasus masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kronologi pasti dan apakah ada unsur pelanggaran lalu lintas lainnya,” ujar Aipda Rahmat singkat.

Akibat kejadian ini, arus lalu lintas di titik tersebut sempat terganggu sebelum akhirnya dapat dinormalisasi kembali setelah mobil box belum dievakuasi sebab harus menggunakan diderek keluar dari parit. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada, terutama bagi pengemudi kendaraan besar agar selalu dalam kondisi prima saat berkendara di jalur padat seperti Jalan Raya Situbondo-Banyuwangi.

Oleh :  Kurniadi