Kampungberita.com/BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan melalui program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Budidaya Domba bagi 84 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Pendopo Kecamatan Kapas, Senin (27/7/2026).
Kegiatan yang merupakan bagian dari Sub Kegiatan Pengembangan Kapasitas Kelembagaan Petani di Kecamatan dan Desa tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola usaha peternakan domba secara produktif dan berkelanjutan.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi tentang teknik budidaya domba, penyediaan pakan, manajemen pemeliharaan, hingga pemanfaatan limbah peternakan agar mampu memberikan nilai tambah bagi usaha yang dijalankan.
Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah mengatakan, pemerintah daerah bersama Bupati Setyo Wahono terus mendorong program pemberdayaan ekonomi sebagai strategi menekan angka kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, hingga tahun 2025 berbagai program pemberdayaan telah menjangkau ribuan keluarga, di antaranya Program Gayatri dengan 8.611 penerima manfaat, Program Domba Kesejahteraan sebanyak 2.520 KPM, serta Program KOLEGA yang telah menyasar 519 penerima manfaat.
“Tahun 2026 Program Domba Kesejahteraan akan diperkuat. Jika sebelumnya setiap penerima memperoleh satu ekor domba jantan dan satu ekor betina, tahun ini direncanakan menjadi satu jantan dan dua betina agar populasi ternak berkembang lebih cepat dan mampu meningkatkan pendapatan keluarga,” ujar Nurul Azizah.
Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro, Catur Rahayu, menjelaskan bahwa Program Domba Kesejahteraan tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan ternak, tetapi juga disertai pembinaan, pendampingan, dan pelatihan agar masyarakat mampu mengembangkan usaha peternakan secara mandiri.
Ia menyebutkan program tersebut telah berjalan sejak 2023 dan hingga 2025 telah menjangkau 2.520 keluarga penerima manfaat. Ke depan, cakupan program akan terus diperluas agar semakin banyak warga yang dapat meningkatkan taraf hidup melalui sektor peternakan.
Program ini diprioritaskan bagi masyarakat desil 1 hingga desil 5 yang masih berada pada usia produktif, memiliki minat beternak, bersedia mengikuti pendampingan, serta memiliki kandang atau tempat pemeliharaan ternak.
Selain mengembangkan Program Domba Kesejahteraan, Pemkab Bojonegoro juga menyiapkan pengembangan sentra peternakan bebek di Kecamatan Kanor. Program tersebut dirancang sebagai bentuk pemanfaatan potensi wilayah sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat pada tahun 2026.
Melalui bimbingan teknis ini, Pemkab Bojonegoro berharap para penerima manfaat tidak hanya memperoleh bantuan ternak, tetapi juga memiliki kemampuan dalam mengelola usaha peternakan secara profesional sehingga mampu menciptakan sumber pendapatan yang berkelanjutan serta berkontribusi terhadap penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Bojonegoro.
(Red/com)






