Pengurus PPDI Bojonegoro Dikukuhkan, Perkuat Langkah Menuju Daerah Inklusif dan Setara

aksesadim01
IMG 20260625 WA0100

Kampungberita.com/BOJONEGORO – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif kembali ditegaskan melalui pelantikan Pengurus Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Bojonegoro periode 2026–2031. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Malowopati, Rabu (24/6/2026), menjadi momentum penting dalam memperkuat peran penyandang disabilitas sebagai bagian tak terpisahkan dari pembangunan daerah.

 

Pelantikan yang dihadiri sekitar 100 peserta tersebut melibatkan unsur penyandang disabilitas, pengurus organisasi, pegiat sosial, serta berbagai pihak yang selama ini mendukung pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di Kabupaten Bojonegoro. Momentum ini sekaligus menandai dimulainya kepengurusan baru yang diharapkan mampu menghadirkan program-program pemberdayaan yang lebih inovatif dan berkelanjutan.

 

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia menekankan bahwa amanah yang diberikan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab untuk memperkuat organisasi sekaligus memperjuangkan kepentingan penyandang disabilitas secara lebih luas.

 

Menurut Bupati, pembangunan yang berkeadilan tidak hanya diukur dari kemajuan fisik dan infrastruktur, tetapi juga dari kemampuan daerah dalam memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh warga tanpa terkecuali. Oleh karena itu, penyandang disabilitas harus mendapatkan akses yang sama terhadap pendidikan, pekerjaan, pelayanan publik, serta ruang partisipasi dalam kehidupan sosial dan ekonomi.

 

“Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung upaya-upaya yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian penyandang disabilitas. Kehadiran PPDI menjadi mitra strategis dalam memastikan hak-hak tersebut dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Setyo Wahono.

 

Ia juga memberikan apresiasi atas dedikasi PPDI yang selama ini konsisten mengawal isu kesetaraan dan perlindungan hak penyandang disabilitas. Peran organisasi tersebut dinilai sangat penting dalam menjembatani aspirasi masyarakat disabilitas sekaligus mendorong lahirnya kebijakan yang lebih responsif dan inklusif.

 

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan lingkungan yang ramah disabilitas memerlukan kolaborasi seluruh pihak. Pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, hingga komunitas harus berjalan bersama untuk menciptakan ekosistem yang mendukung tumbuhnya kemandirian dan partisipasi aktif penyandang disabilitas.

 

Pelantikan pengurus PPDI periode 2026–2031 mengusung semangat “Menuju Disabilitas Berdaya, Mandiri, dan Sejahtera”. Tema tersebut mencerminkan harapan agar organisasi mampu menjadi motor penggerak berbagai program pemberdayaan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup penyandang disabilitas di Bojonegoro.

 

Dengan kepengurusan yang baru, PPDI Kabupaten Bojonegoro diharapkan semakin solid dalam menjalankan fungsi advokasi, pendampingan, serta pemberdayaan bagi anggotanya. Dukungan pemerintah daerah dan sinergi lintas sektor menjadi modal penting untuk mewujudkan masyarakat yang lebih inklusif, setara, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh warga untuk berkembang dan berkontribusi.

 

Melalui semangat kebersamaan tersebut, Bojonegoro terus melangkah menuju daerah yang tidak hanya maju secara pembangunan, tetapi juga mampu menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

(Prokopim/red)