Relawan MBG Bojonegoro Gelar Aksi Damai, Suarakan Dukungan Keberlanjutan Program dan Penguatan Pengawasan

aksesadim01
IMG 20260619 WA0110

Kampungberita.com/Bojonegoro – Paguyuban Relawan Makan Bergizi Gratis (MBG) Bojonegoro akan menggelar aksi damai sebagai bentuk penyampaian aspirasi kepada pemerintah terkait keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 22 Juni 2026, pukul 10.30–12.00 WIB, di halaman Gedung DPRD Bojonegoro.

Berdasarkan informasi yang tercantum dalam undangan aksi, peserta akan berkumpul terlebih dahulu di depan Terminal Jalan Veteran Bojonegoro pada pukul 10.00 WIB sebelum bergerak menuju lokasi aksi. Kegiatan ini diikuti oleh relawan MBG dari berbagai wilayah di Kabupaten Bojonegoro dengan mengenakan seragam MBG.

Dalam pernyataan sikapnya, Paguyuban Relawan MBG Bojonegoro menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program strategis yang berkaitan langsung dengan pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak Indonesia. Mereka menilai program tersebut perlu terus dilanjutkan, namun harus dibarengi dengan perbaikan tata kelola dan pengawasan yang lebih ketat.

Melalui aksi damai tersebut, relawan menyampaikan empat tuntutan utama kepada pemerintah.

IMG 20260619 WA0104

Pertama, meminta agar Program MBG tetap dilanjutkan karena dinilai memiliki manfaat besar dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, sekaligus menjadi upaya menekan angka malnutrisi dan stunting.

Kedua, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut secara tuntas setiap dugaan penyimpangan maupun tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan pelaksanaan Program MBG, sehingga program tersebut benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat tanpa adanya penyalahgunaan anggaran.

Ketiga, meminta dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola Program MBG, mulai dari rantai pasok, dapur penyedia makanan, standar higienitas, kualitas gizi, hingga sistem distribusi agar pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan dan memenuhi standar keamanan pangan.

Keempat, mendorong keterlibatan publik dalam pengawasan pelaksanaan program. Relawan berharap masyarakat, akademisi, tenaga ahli gizi, serta berbagai unsur lainnya dapat berpartisipasi mengawasi distribusi dan kualitas makanan sehingga pelaksanaan Program MBG berlangsung secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Melalui aksi yang dikemas secara damai, Paguyuban Relawan MBG Bojonegoro menyatakan komitmennya untuk mengawal keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia. Mereka menegaskan bahwa perbaikan tata kelola dan penindakan terhadap oknum yang melakukan penyimpangan harus dilakukan tanpa mengorbankan keberlangsungan program yang dinilai bermanfaat bagi masyarakat luas.

(Sarpangi/pengkik)