Ribuan Guru dan Anak TK Semarakkan HUT IGTKI ke-76 di Bojonegoro, Perkuat Komitmen Membangun Generasi Emas

aksesadim01
IMG 20260726 WA0093

Kampungberita.com/BOJONEGORO – Semangat kebersamaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) yang dirangkaikan dengan Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026 di Alun-Alun Bojonegoro, Sabtu (25/7/2026). Ribuan guru Taman Kanak-Kanak bersama ratusan peserta didik mengikuti jalan sehat sebagai wujud komitmen bersama dalam memperkuat pendidikan anak usia dini.

Sebanyak 1.366 guru TK dan 767 anak didik turut ambil bagian dalam kegiatan bertema “Guru TK Sejahtera, Pendidikan Taman Kanak-Kanak Berkualitas sebagai Pondasi Wajib Belajar 13 Tahun.” Tema tersebut menegaskan pentingnya peningkatan kesejahteraan pendidik sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan pendidikan anak usia dini yang berkualitas.

Kegiatan berlangsung meriah dan dihadiri Bunda PAUD Bojonegoro Cantika Wahono, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Sebelum jalan sehat dimulai, para peserta mengikuti senam bersama yang menghadirkan suasana penuh kegembiraan. Tawa riang anak-anak berpadu dengan antusiasme para guru, menciptakan atmosfer yang hangat sekaligus mencerminkan bahwa proses pembelajaran dapat berlangsung melalui aktivitas yang sehat, menyenangkan, dan membangun karakter.

Momentum tersebut menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat dalam memberikan perhatian terhadap tumbuh kembang anak sejak usia dini. Guru TK dinilai memiliki peran penting dalam membentuk karakter, menanamkan kedisiplinan, menumbuhkan kreativitas, serta membangun semangat belajar sebagai bekal menghadapi masa depan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menegaskan bahwa anak merupakan investasi paling berharga bagi kemajuan bangsa. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia harus dipersiapkan sejak usia dini melalui pendidikan yang berkelanjutan dan didukung oleh tenaga pendidik yang sejahtera.

“Anak-anak adalah aset bangsa untuk mewujudkan generasi emas. Karena itu Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus berupaya mempersiapkan sumber daya manusia unggul melalui berbagai program, termasuk penyediaan beragam beasiswa,” ujar Nurul Azizah.

Ia menambahkan, pembangunan sumber daya manusia tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui investasi di bidang pendidikan yang mampu membuka peluang bagi setiap anak untuk berkembang sesuai potensi yang dimiliki.

Menurutnya, berbagai program pendidikan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh anak untuk meraih cita-cita tanpa terhambat kondisi ekonomi keluarga.

Nurul Azizah juga menekankan bahwa peningkatan kesejahteraan guru TK menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini. Guru yang memperoleh perhatian dan dukungan yang memadai akan mampu menghadirkan proses pembelajaran yang lebih efektif, kreatif, dan berkualitas sebagai fondasi keberhasilan program Wajib Belajar 13 Tahun.

Melalui peringatan HUT IGTKI ke-76 dan Hari Anak Nasional 2026, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap semangat kolaborasi seluruh elemen masyarakat terus terjaga dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan menyenangkan. Upaya tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi Bojonegoro yang sehat, cerdas, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan pembangunan di masa mendatang.

(Red/tim)