Kampungberita.com/BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan pelayanan publik yang transparan, cepat, dan mudah diakses masyarakat melalui optimalisasi platform digital. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) didorong untuk memaksimalkan website resmi serta media sosial sebagai sarana penyampaian informasi sekaligus ruang interaksi dengan masyarakat.
Upaya tersebut menjadi bagian dari transformasi pelayanan publik di era digital, di mana masyarakat semakin membutuhkan informasi yang akurat, cepat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Pemerintah daerah menilai keterbukaan informasi bukan lagi sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk pelayanan yang harus dijalankan secara profesional dan berkelanjutan.
Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menegaskan bahwa setiap OPD harus mampu menghadirkan informasi yang aktual serta responsif terhadap berbagai pertanyaan maupun aspirasi masyarakat. Kehadiran website dan media sosial resmi diharapkan tidak hanya menjadi etalase kegiatan pemerintah, tetapi juga menjadi media komunikasi dua arah yang mampu membangun kepercayaan publik.
Selain mempercepat penyebarluasan informasi pembangunan, optimalisasi kanal digital juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat transparansi pemerintahan, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam mengawal berbagai program daerah. Seluruh informasi yang dipublikasikan diharapkan memenuhi prinsip akurat, terbuka, dan mudah dipahami oleh masyarakat luas.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga menekankan pentingnya sinergi antar-OPD dalam mengelola informasi publik agar penyampaian kebijakan, capaian pembangunan, maupun layanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara seragam dan berkesinambungan. Dengan pengelolaan informasi yang baik, pemerintah optimistis kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik akan terus meningkat.
Transformasi digital yang terus diperkuat ini diharapkan mampu menghadirkan tata kelola pemerintahan yang semakin terbuka, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Melalui pelayanan informasi yang responsif, Pemkab Bojonegoro menargetkan terwujudnya pelayanan publik yang berkualitas sekaligus memperkuat budaya keterbukaan informasi di lingkungan pemerintahan.
(Sarpangi/red)







