Kampungberita.com/BOJONEGORO 24 Oktober 2026 – Kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih terus ditunjukkan keluarga besar CV Alzi Putra. Aksi sosial ini bukan sekadar seremoni untuk mendapatkan perhatian atau pujian, melainkan bentuk kepedulian nyata yang lahir dari ketulusan hati untuk membantu sesama.
Penyaluran bantuan air bersih dilakukan di sejumlah wilayah, meliputi Desa Brangkal dan Dusun Pandean, Desa Sidomukti, Kecamatan Kepohbaru, serta Desa kedungdowo, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro.
Jangkauan penyaluran tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian sosial tidak harus dibatasi oleh wilayah administratif. Selama masih ada masyarakat yang membutuhkan, semangat berbagi diharapkan terus tumbuh dan memberikan manfaat nyata bagi warga.
Moch Nasihin, yang akrab disapa Kaji Hantu, selaku pemilik CV Alzi Putra, menegaskan bahwa kegiatan penyaluran air bersih tersebut bukan semata-mata untuk mencari pujian ataupun membangun citra di hadapan publik. Menurutnya, aksi sosial itu merupakan wujud ketulusan hati untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

“ Kegiatan ini bukan semata-mata karena ingin mendapatkan pujian dari orang lain. Ini benar-benar dari hati yang paling dalam agar kami bisa membantu sesama. Karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain,” ujar Moch Nasihin.
Ia berharap bantuan air bersih yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya warga yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari.
Menurutnya, kepedulian terhadap sesama tidak cukup hanya disampaikan melalui kata-kata, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Keluarga besar CV Alzi Putra juga membuka peluang untuk melanjutkan kegiatan serupa selama masih terdapat masyarakat yang membutuhkan bantuan. Semangat tersebut diharapkan dapat memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, CV Alzi Putra ingin menunjukkan bahwa nilai sebuah kepedulian bukan diukur dari seberapa besar pujian yang diterima, melainkan dari seberapa banyak manfaat yang diberikan kepada sesama.
Bagi mereka yang membutuhkan, setetes air bukan sekadar bantuan, melainkan harapan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Semangat berbagi inilah yang diharapkan terus terjaga, sehingga kepedulian sosial tidak berhenti sebagai wacana, tetapi hadir melalui aksi nyata di tengah masyarakat.
Red/Tim












