Pemkab Bojonegoro Tuntaskan Distribusi 526 Ton Pupuk NPK, Ribuan Hektare Lahan Tembakau Siap Tingkatkan Produksi

aksesadim01
Whatsapp image 2026 08 07 at

Kampungberita.com/BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menuntaskan penyaluran bantuan pupuk NPK sebanyak 526.925 kilogram kepada para petani tembakau. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat sektor pertanian sekaligus menjaga produktivitas komoditas tembakau yang menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat.

 

Distribusi pupuk menjangkau 55 kelompok tani (poktan) dan gabungan kelompok tani (gapoktan) yang mengelola lahan tembakau seluas 3.011 hektare di berbagai wilayah Kabupaten Bojonegoro. Dengan rampungnya proses penyaluran, petani diharapkan dapat segera memanfaatkan pupuk sesuai kebutuhan tanaman agar hasil panen lebih optimal.

 

Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Perlindungan Tanaman DKPP Kabupaten Bojonegoro, Yuseriza A. Leksana, menyampaikan bahwa seluruh proses distribusi telah selesai sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

 

“Kami berharap bantuan pupuk ini dapat dimanfaatkan secara maksimal sehingga mampu meningkatkan produktivitas maupun kualitas tembakau yang dihasilkan petani,” ujarnya.

 

Menurutnya, bantuan pupuk tidak hanya bertujuan meningkatkan hasil produksi, tetapi juga membantu meringankan beban biaya budidaya yang selama ini menjadi tantangan bagi petani tembakau. Dengan pemupukan yang tepat dan sesuai dosis anjuran, pertumbuhan tanaman diharapkan lebih optimal sehingga kualitas daun tembakau dapat memenuhi kebutuhan pasar.

 

Selain menyalurkan bantuan, DKPP Kabupaten Bojonegoro juga terus memberikan pendampingan kepada kelompok tani melalui penyuluh pertanian. Pendampingan tersebut dilakukan agar penggunaan pupuk berlangsung tepat sasaran, efisien, serta mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas lahan.

 

Program bantuan pupuk NPK ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam memperkuat ketahanan sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Dengan dukungan sarana produksi yang memadai, diharapkan usaha tani tembakau di Bojonegoro semakin berkembang, berdaya saing, dan mampu memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

(Red/Com)