Bunda Cantika Wahono Perkuat Peran Kader PKK dalam Cegah Stunting dan Wujudkan Generasi Emas Bojonegoro

aksesadim01
IMG 20260609 WA0123

Kampungberita.com//BOJONEGORO – Upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui penguatan peran kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sebagai ujung tombak pembangunan keluarga di tingkat masyarakat.

 

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, melakukan kunjungan kerja ke Desa Sudah, Kecamatan Malo, Selasa (9/6/2026), guna memastikan berbagai program pemberdayaan keluarga berjalan efektif sekaligus memperkuat sinergi kader PKK dalam mendukung pembangunan daerah.

 

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Sudah tersebut dihadiri jajaran Pokja TP PKK Kabupaten Bojonegoro, pengurus PKK Kecamatan Malo, serta kader PKK desa setempat. Pertemuan itu menjadi ruang koordinasi untuk menyamakan langkah dalam menjalankan program-program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

 

Dalam arahannya, Bunda Cantika menegaskan bahwa kader PKK memiliki peran strategis dalam mendorong perubahan sosial di lingkungan keluarga. Menurutnya, keberhasilan berbagai program pemerintah, terutama di bidang kesehatan dan kesejahteraan keluarga, tidak lepas dari kontribusi aktif para kader yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat.

 

“Kader PKK adalah garda terdepan yang hadir di tengah masyarakat. Peran ini sangat penting dalam mengedukasi warga serta menggerakkan berbagai program yang berdampak langsung terhadap kualitas hidup keluarga,” ujarnya.

 

Ia menekankan bahwa pencegahan stunting, peningkatan gizi keluarga, serta pencegahan pernikahan usia dini masih menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama. Oleh karena itu, kader PKK diharapkan terus memperkuat edukasi mengenai pola hidup sehat, pemenuhan gizi seimbang, dan pentingnya lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.

 

Selain itu, kader juga didorong aktif mendukung kawasan bebas rokok, program pemberian makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil, serta pelaksanaan Program Gayatri yang menjadi salah satu inovasi pemberdayaan keluarga di Kabupaten Bojonegoro.

 

Melalui Program Gayatri, kader PKK akan menerima bantuan bibit ayam yang dapat dikembangkan sebagai sumber pangan keluarga. Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi rumah tangga, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan dan pemenuhan kebutuhan protein hewani bagi masyarakat.

 

“Program Gayatri diharapkan mampu memberikan manfaat ganda, yakni meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus mendukung perbaikan gizi masyarakat melalui pemanfaatan sumber protein yang mudah dijangkau,” terang Bunda Cantika.

 

Dalam kesempatan tersebut, TP PKK Kabupaten Bojonegoro juga menyerahkan bantuan makanan tambahan dan vitamin kepada penerima manfaat sebagai bagian dari upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak.

 

Usai kegiatan, Bunda Cantika bersama rombongan meninjau Taman Kanak-Kanak (TK) di Desa Sudah serta mengunjungi warga penerima manfaat Program Gayatri untuk melihat langsung perkembangan pelaksanaannya di lapangan.

 

Tak hanya fokus pada sektor kesehatan, kunjungan kerja tersebut juga dimanfaatkan untuk meninjau potensi ekonomi lokal yang berkembang di Kecamatan Malo. Di antaranya kerajinan gerabah khas Desa Sudah serta budidaya melon modern yang menjadi salah satu sektor unggulan masyarakat setempat.

 

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal agar mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan.

 

Melalui penguatan peran kader PKK, sinergi lintas sektor, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap dapat menciptakan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera sebagai fondasi lahirnya generasi emas Bojonegoro yang unggul dan berdaya saing di masa depan.

(Prokopim/red)