kampungberita.com BOJONEGORO – Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 885/Belibis Putih terus mendorong peningkatan kapasitas prajuritnya melalui kegiatan edukasi pencegahan kebakaran yang bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (18/4/2026).
Berbeda dari kegiatan sebelumnya, pelatihan kali ini lebih menitikberatkan pada aspek pencegahan dan deteksi dini kebakaran. Para prajurit bersama Taruna Akademi Militer (Akmil) Magelang dibekali pemahaman mengenai potensi sumber api di lingkungan permukiman, cara identifikasi risiko, serta langkah-langkah antisipasi yang dapat dilakukan sebelum kebakaran terjadi.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan markas Yonif TP 885/Belibis Putih ini juga menghadirkan simulasi skenario kebakaran di area padat penduduk. Dalam simulasi tersebut, peserta dilatih untuk melakukan evakuasi warga, pengamanan lokasi, hingga koordinasi cepat dengan instansi terkait.
Perwira Seksi Intelijen Yonif TP 885/Belibis Putih, Kapten Inf Donny Elihot Butar Butar, menyampaikan bahwa kemampuan mitigasi bencana menjadi bagian penting dalam mendukung tugas pembinaan teritorial.
“Prajurit tidak hanya dituntut siap dalam operasi militer, tetapi juga harus mampu hadir sebagai solusi di tengah masyarakat. Edukasi pencegahan seperti ini sangat penting untuk meminimalisir risiko kebakaran,” ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan Damkar Bojonegoro menilai pendekatan pencegahan menjadi kunci utama dalam menekan angka kejadian kebakaran di wilayah.
“Kebakaran seringkali terjadi akibat kelalaian kecil. Dengan pemahaman yang baik, prajurit dapat menjadi agen edukasi bagi masyarakat untuk lebih waspada,” ujarnya.
Para Taruna Akmil yang terlibat dalam kegiatan ini mengaku mendapatkan pengalaman baru yang memperkaya wawasan mereka terkait peran TNI dalam membantu masyarakat. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung menghadapi kondisi darurat.
Warga sekitar juga menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka berharap ke depan prajurit Yonif TP 885/Belibis Putih dapat berperan aktif dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat hingga tingkat desa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kesadaran kolektif akan pentingnya pencegahan kebakaran, serta memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tanggap bencana.







