PKK Bojonegoro Dorong Ketahanan Keluarga dan Penanganan Anak Tidak Sekolah di Desa Sembunglor

aksesadim01
IMG 20260604 WA0039

kampungberita.com//BOJONEGORO – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan masyarakat. Melalui kegiatan kunjungan kerja dan pembinaan administrasi di Desa Sembunglor, Kecamatan Baureno, Rabu (3/6/2026), Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, mengajak seluruh kader PKK untuk menjadi motor perubahan sekaligus pelopor dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di lingkungan masing-masing.

 

Kegiatan tersebut dihadiri pengurus TP PKK Kabupaten Bojonegoro, kader PKK desa, serta masyarakat setempat. Selain menjadi sarana pembinaan organisasi, agenda tersebut juga bertujuan memperkuat sinergi program kerja PKK dengan upaya pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan kualitas keluarga.

 

Dalam arahannya, Cantika menegaskan bahwa keluarga memiliki peran strategis dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, mulai dari perkembangan teknologi, perubahan sosial, hingga dinamika kehidupan masyarakat yang semakin kompleks.

 

Menurutnya, keluarga harus menjadi ruang pertama dan utama dalam membentuk karakter anak. Peran orang tua tidak hanya terbatas pada pemenuhan kebutuhan ekonomi, tetapi juga mencakup pemberian kasih sayang, pendidikan, pengawasan, serta keteladanan yang baik.

 

“Anak-anak membutuhkan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung agar dapat tumbuh menjadi generasi yang berkualitas. Karena itu, kolaborasi antara keluarga, sekolah, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat,” ujarnya.

 

Cantika menjelaskan, melalui Gerakan PKK berbagai program terus dijalankan untuk membantu keluarga mengoptimalkan fungsi pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial budaya, hingga perlindungan perempuan dan anak. Ia menilai keluarga yang kuat akan melahirkan masyarakat yang tangguh dan menjadi modal penting bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan.

 

Dalam kesempatan tersebut, Cantika juga menyoroti persoalan Anak Tidak Sekolah (ATS) yang masih menjadi perhatian di sejumlah wilayah. TP PKK Kabupaten Bojonegoro, kata dia, berkomitmen mendukung upaya pemerintah daerah dalam menekan angka anak putus sekolah melalui edukasi keluarga, pendampingan masyarakat, dan kolaborasi lintas sektor.

 

Ia mendorong kader PKK untuk lebih aktif melakukan pendataan serta pendampingan terhadap anak-anak yang belum memperoleh akses pendidikan secara optimal.

 

“Saya mengajak seluruh kader PKK untuk menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing. Mari bersama-sama mendata, mengidentifikasi, dan membantu anak-anak yang belum mendapatkan hak pendidikannya. Jangan sampai ada anak Bojonegoro yang kehilangan masa depan karena tidak memperoleh kesempatan belajar,” tegasnya.

 

Selain pembinaan administrasi, TP PKK Kabupaten Bojonegoro juga menyalurkan bantuan sosial kepada lansia, ibu hamil, dan ibu menyusui sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.

 

Usai kegiatan pembinaan, Cantika bersama rombongan meninjau sejumlah fasilitas pendidikan di Desa Sembunglor, yakni TK Dharma Wanita dan SD Negeri Sembunglor. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi pendidikan di tingkat desa sekaligus menyerap berbagai kebutuhan yang ada di lapangan.

 

Rangkaian kunjungan juga mencakup peternakan ayam petelur milik warga bernama Leginah yang menjadi bagian dari program Gayatri (Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri). Program tersebut merupakan salah satu upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat yang terus didorong Pemerintah Kabupaten Bojonegoro guna meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan keluarga.

 

Tak hanya itu, rombongan turut mengunjungi rumah Sutinah, seorang lansia yang tinggal seorang diri di Desa Sembunglor. Kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro beserta jajaran menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus dukungan moral bagi warga yang membutuhkan perhatian.

 

Melalui kegiatan pembinaan dan kunjungan lapangan ini, TP PKK Kabupaten Bojonegoro berharap peran kader di tingkat desa semakin kuat dalam mendampingi masyarakat, memperkuat ketahanan keluarga, serta mendukung lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing demi mewujudkan masa depan Bojonegoro yang lebih baik.

 

(Prokopim)