Daerah  

Wongsorejo Bangkit! FKKS dan 12 Desa Sehat Bersatu Padu, Siap Sulap “Pintu Gerbang” Banyuwangi Jadi Etalase Kebersihan dan Kesehatan Berkelas

kampungberita8
Oplus
oplus_0

Kampungberita.com

BANYUWANGI – Semangat baru menyala di Pendopo Kecamatan Wongsorejo pada Jumat (17/7/2026). Dalam pertemuan pengurus Forum Komunikasi Kesehatan Kecamatan (FKKS) Wongsorejo bersama 12 Pokja Desa Sehat, terlahir komitmen kuat untuk mengubah wajah kecamatan ini menjadi barometer kesehatan dan kebersihan di tingkat kabupaten.

Di bawah koordinasi Ketua FKKS Kecamatan Wongsorejo, H. Moch Sadiq, pertemuan ini dihadiri oleh elemen strategis mulai dari Camat Wongsorejo Muhammad Mahfud, S.Sos, perwakilan Koramil dan Polsek Wongsorejo, hingga narasumber dari Forum Banyuwangi Sehat, Ibu Nuri. Kehadiran para tokoh masyarakat dan pengurus dari 12 desa menandakan bahwa gerakan ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah revolusi mental menuju gaya hidup sehat.

Visi Besar: Wongsorejo Sebagai “Wajah Depan” Banyuwangi

Camat Muhammad Mahfud dalam sambutannya memberikan suntikan motivasi yang kuat. Ia menekankan bahwa Wongsorejo memiliki posisi strategis sebagai pintu masuk utama Kabupaten Banyuwangi dari arah utara.

“Wongsorejo adalah wajah pertama yang dilihat oleh tamu sebelum memasuki pusat kabupaten. Karena itu, kita harus berbenah! Mulai dari pariwisata yang lebih menarik hingga kebersihan lingkungan kantor dan publik yang prima. Jangan biarkan tamu melihat kekumuhan, tunjukkan bahwa Wongsorejo adalah kecamatan yang sehat, rapi, dan ramah,” tegas Camat Mahfud.

Ia juga mendorong agar sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat terus diperkuat untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi warga maupun wisatawan.

Sinergi Tiga Pilar: Jasmani, Rohani, dan Sosial-Ekonomi

H. Moch Sadiq, selaku Ketua FKKS, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Camat. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak bekerja sendiri-sendiri.

“Kesehatan bukan hanya soal tidak sakit. Tapi bagaimana Wongsorejo bisa hidup bersih, warganya produktif, dan lingkungannya asri. Ini butuh kerja sama semua pihak, dari desa hingga kecamatan,” ungkap Sadiq dengan penuh semangat.

Sementara itu, Ibu Nuri dari Forum Banyuwangi Sehat memberikan pencerahan holistik. Ia menjelaskan bahwa konsep “Sehat” harus mencakup tiga aspek utama:
1. Sehat Jasmani & Rohani: Tubuh yang bugar didukung dengan ketenangan jiwa dan ibadah yang lancar.
2. Sehat Sosial-Ekonomi: Masyarakat yang mampu berinteraksi positif dan memiliki kesejahteraan dasar.

“Dengan keseimbangan ini, masyarakat akan lebih mudah bersosialisasi, gotong royong menjadi budaya, dan ibadah berjalan dengan khusyuk karena lingkungan yang mendukung,” jelas Ibu Nuri.

Gerakan Nyata Dimulai Sekarang

Pertemuan ini bukan akhir, melainkan awal dari aksi nyata. Dengan 12 Pokja Desa Sehat yang siap bergerak, Wongsorejo bertekad menghapus stigma negatif dan menggantinya dengan prestasi dalam bidang kesehatan lingkungan.

Mari dukung gerakan ini! Dari hal terkecil seperti membuang sampah pada tempatnya, hingga partisipasi aktif dalam kegiatan desa sehat. Bersama FKKS dan Pemerintah Kecamatan, Wongsorejo siap tampil gagah sebagai pintu gerbang Banyuwangi yang bersih, sehat, dan menyejukkan.

Oleh : Kurniadi