PKK Bojonegoro Perkuat Ketahanan Keluarga Melalui Gayatri Mandiri dan Aksi Penanganan Anak Putus Sekolah

aksesadim01
IMG 20260604 WA0086

Kampungberita.com//BOJONEGORO – Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun ketahanan keluarga. Melalui penguatan Program Gayatri Mandiri skala keluarga serta keterlibatan aktif dalam penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS), PKK didorong menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari tingkat rumah tangga.

Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Karena itu, berbagai program pemberdayaan harus mampu menjangkau kebutuhan riil masyarakat, baik di bidang ekonomi, pendidikan, maupun pemenuhan gizi keluarga.

Salah satu program yang terus didorong adalah Gayatri Mandiri, sebuah gerakan yang mengajak keluarga memanfaatkan lahan pekarangan untuk beternak ayam petelur secara mandiri. Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan ketersediaan protein hewani bagi keluarga, tetapi juga membuka peluang tambahan pendapatan rumah tangga melalui usaha produktif berbasis keluarga.

Melalui pendekatan tersebut, PKK ingin menumbuhkan kemandirian keluarga sekaligus memperkuat ketahanan pangan dari lingkup terkecil. Pemanfaatan pekarangan rumah dinilai menjadi solusi sederhana namun efektif untuk mendukung kecukupan gizi keluarga dan mengurangi kerentanan ekonomi masyarakat.

Selain penguatan ekonomi keluarga, perhatian serius juga diarahkan pada penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS). PKK didorong untuk aktif melakukan pendataan, pendampingan, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak agar anak-anak yang putus sekolah dapat kembali memperoleh akses pendidikan yang layak.

Langkah tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menyiapkan generasi masa depan yang lebih unggul. Pendidikan dipandang sebagai investasi jangka panjang yang harus menjadi perhatian bersama, mulai dari keluarga, masyarakat hingga pemerintah.

Dengan sinergi yang kuat antara kader PKK, pemerintah desa, sekolah, dan masyarakat, Program Gayatri Mandiri serta penanganan ATS diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga sekaligus mempercepat terwujudnya masyarakat Bojonegoro yang mandiri, sehat, cerdas, dan sejahtera.

( red )