Kampungberita.com//BOJONEGORO – Semangat gotong royong yang menjadi jati diri masyarakat Indonesia terus dijaga dan diwariskan di tengah perkembangan zaman. Hal itu tampak dalam kegiatan karya bakti bersih lingkungan yang digelar Pemerintah Desa Lengkong bersama unsur TNI, Polri, Satpol PP, Linmas, dan masyarakat setempat dalam rangka Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XXII Kabupaten Bojonegoro Tahun 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di area lapangan desa tersebut berlangsung penuh kebersamaan. Warga bersama aparat bahu-membahu membersihkan lingkungan, menata fasilitas umum, serta menciptakan kawasan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman untuk dimanfaatkan masyarakat.
Kepala Desa Lengkong, Drs. H. Ahmad Sholihin, menegaskan bahwa karya bakti tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari budaya yang terus dipelihara melalui agenda rutin bulanan desa.
“Kegiatan bersih-bersih lingkungan ini rutin kami laksanakan setiap bulan. Selain menjaga kebersihan desa, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat persatuan dan menumbuhkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat. Kebersihan adalah sebagian dari iman, sehingga menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaganya,” ujar Ahmad Sholihin.
Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang sehat sekaligus memperkokoh kohesi sosial di tingkat desa.

Melalui karya bakti tersebut, lapangan desa beserta area sekitarnya berhasil dibersihkan dan ditata secara bersama-sama. Lebih dari sekadar menciptakan lingkungan yang asri, kegiatan ini menjadi ruang interaksi yang mempererat hubungan antara pemerintah, aparat, dan warga dalam membangun Desa Lengkong yang semakin maju dan harmonis.
Pelaksanaan BBGRM XXII Tahun 2026 sendiri mengusung tema, “Melalui Momentum Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat, Kita Tingkatkan Semangat untuk Mewujudkan Jawa Timur Maju, Sejahtera, dan Mendunia Menuju Indonesia Emas 2045.”
Tema tersebut menegaskan pentingnya gotong royong sebagai modal sosial bangsa dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Di tengah berbagai tantangan zaman, nilai kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan tetap menjadi fondasi penting untuk menciptakan masyarakat yang tangguh, mandiri, dan sejahtera.
Melalui aksi nyata yang dilakukan secara konsisten, Desa Lengkong membuktikan bahwa semangat gotong royong tidak pernah pudar. Sebaliknya, nilai luhur tersebut terus hidup dalam kehidupan masyarakat sebagai kekuatan bersama untuk menjaga lingkungan, mempererat persaudaraan, dan membangun masa depan desa yang lebih baik.
(Sugianto/red)







