Pemkab Bojonegoro Perkuat Pencegahan Narkoba, Pelajar SMKN 1 Dapat Edukasi P4GN dan Layanan Rekam e-KTP

aksesadim01
IMG 20260522 WA0048

Kampungberita.com BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda melalui kegiatan Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang digelar di SMKN 1 Bojonegoro, Kamis (21/5/2026).

 

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada edukasi bahaya narkoba, tetapi juga dirangkaikan dengan pelayanan perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) bagi pelajar yang telah memasuki usia wajib memiliki identitas kependudukan.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi, Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro Ninik Susmiati, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Heri Widodo, Ketua Harian Satgas P4GN Kabupaten Bojonegoro Budi Irawanto, perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Bojonegoro, serta jajaran guru dan siswa SMKN 1 Bojonegoro.

 

Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro, Ninik Susmiati, mengatakan kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pelajar SMA dan SMK terkait bahaya penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya.

 

Menurutnya, pembinaan generasi muda menjadi bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju visi Indonesia Emas 2045.

 

“Generasi muda adalah harapan bangsa. Karena itu, penting membangun kesadaran sejak dini agar pelajar memiliki pemahaman kuat tentang bahaya narkoba sekaligus memperkuat mental dan karakter mereka,” ujarnya.

 

Selain sosialisasi anti narkoba, Pemkab Bojonegoro juga menghadirkan layanan perekaman e-KTP secara langsung di lingkungan sekolah. Program jemput bola tersebut ditujukan bagi siswa berusia 17 tahun agar lebih mudah memperoleh dokumen kependudukan tanpa harus datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

 

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah mengingatkan para pelajar agar tetap fokus mengejar cita-cita dan tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif yang dapat merusak masa depan, termasuk penyalahgunaan narkoba.

 

“Sukses tidak datang secara instan, tetapi melalui proses. Kuncinya belajar, berdoa, berusaha, dan meminta restu orang tua. Jangan sampai masa depan rusak karena pengaruh narkoba,” pesannya di hadapan para siswa.

 

Ia menegaskan bahwa generasi muda Bojonegoro harus dipersiapkan menjadi generasi yang sehat, kuat, berkarakter, serta bebas dari penyalahgunaan narkotika.

 

Sementara itu, Ketua Harian Satgas P4GN Kabupaten Bojonegoro Budi Irawanto turut memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba, sekaligus menekankan pentingnya pemahaman bahwa penggunaan zat tertentu hanya diperbolehkan untuk kepentingan medis dengan pengawasan tenaga kesehatan dan berdasarkan resep dokter.

 

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap kesadaran pelajar terhadap bahaya narkoba semakin meningkat. Di sisi lain, pelayanan administrasi kependudukan juga diharapkan semakin mudah dijangkau masyarakat, khususnya para pelajar yang telah memasuki usia wajib memiliki KTP elektronik.

 

(Prokopim/Red)