Kampungberita.com/Bojonegoro – Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik terus mendapat perhatian di Kabupaten Bojonegoro. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Asri Dharma Sejahtera (ADS) mengalokasikan anggaran sebesar Rp400 juta untuk mendukung pelaksanaan pelatihan jurnalistik dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada tahun 2026.
Alokasi anggaran tersebut tercantum dalam Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa Perubahan PT ADS Tahun 2026 melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan kegiatan bertajuk Pelatihan Jurnalistik dan Uji Kompetensi Wartawan.
Direktur Utama PT ADS, Kundhori, membenarkan adanya penganggaran tersebut. Menurutnya, saat ini pihak perusahaan masih melakukan koordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Bojonegoro guna mempersiapkan pelaksanaan program.
“Iya, memang sudah kami anggarkan. Saat ini masih dalam tahap koordinasi dengan Kominfo dan rencananya pekan depan akan dilakukan rapat untuk membahas teknis pelaksanaannya,” ujar Kundhori.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bojonegoro, Arif Afandy, S.Kom., M.Si., menyampaikan apresiasi atas inisiatif PT ADS yang dinilai menjadi langkah positif dalam mendukung peningkatan kapasitas insan pers di daerah.
Menurut Arif, koordinasi antara Kominfo dan PT ADS masih terus dilakukan untuk menyusun jadwal, mekanisme, serta skema pelaksanaan pelatihan dan UKW agar dapat berjalan efektif.
“Kami mendukung penuh program ini sebagai upaya meningkatkan kompetensi rekan-rekan media, khususnya di Kabupaten Bojonegoro. Saat ini masih dilakukan penyesuaian jadwal dan berbagai aspek teknis lainnya,” katanya.
Ia berharap pelaksanaan pelatihan jurnalistik dan UKW dapat diikuti oleh sebanyak mungkin wartawan sehingga semakin banyak jurnalis yang memiliki kompetensi sesuai standar profesi.
“Harapan kami, program ini mampu meningkatkan kualitas SDM pers di Bojonegoro dan semakin banyak wartawan yang berhasil lulus UKW sehingga mampu menghasilkan karya jurnalistik yang profesional, akurat, dan beretika,” pungkas Arif.
Kolaborasi antara PT ADS dan Dinas Kominfo Bojonegoro ini diharapkan menjadi salah satu bentuk dukungan nyata terhadap penguatan ekosistem pers daerah. Selain meningkatkan kompetensi wartawan, program tersebut juga diharapkan dapat mendorong lahirnya produk-produk jurnalistik yang berkualitas serta memberikan informasi yang akurat dan bertanggung jawab kepada masyarakat.
(Red/Andik U)







