Evaluator UNESCO Soroti Kekuatan Geopark Bojonegoro, Ruang Pengembangan Tetap Terbuka

aksesadim01
1000380125

Kampungberita.com/BOJONEGORO – Proses evaluasi terhadap Geopark Bojonegoro dalam menuju pengakuan sebagai UNESCO Global Geopark (UGGp) menjadi momentum penting untuk mengukur sekaligus memperkuat potensi kawasan tersebut di tingkat global.

 

Salah satu evaluator, Andreas, menilai Geopark Bojonegoro memiliki sejumlah keunggulan yang menjadi modal penting dalam pengembangan geopark. Kekuatan tersebut tidak hanya terlihat dari aspek geologi dan geomorfologi, tetapi juga mencakup nilai pendidikan serta kekayaan budaya masyarakat.

 

Menurutnya, keberadaan komunitas Samin menjadi salah satu identitas budaya yang memberikan karakter tersendiri bagi Geopark Bojonegoro. Kekayaan tersebut dinilai dapat menjadi bagian penting dalam memperkuat keterkaitan antara warisan geologi, lingkungan, pendidikan, dan kehidupan sosial budaya masyarakat.

 

Dalam proses evaluasi lapangan, tim evaluator juga menyampaikan sejumlah pertanyaan, catatan, serta masukan kepada pengelola Geopark Bojonegoro. Andreas menegaskan, berbagai catatan tersebut bukan semata-mata menunjukkan kekurangan, melainkan menjadi bagian dari proses untuk mendorong pengelolaan geopark agar semakin baik.

 

“Tidak ada geopark yang sempurna. Selalu ada ruang untuk perbaikan dan pengembangan. Berdasarkan diskusi yang telah dilakukan, terdapat beberapa hal yang masih dapat ditingkatkan oleh tim pengelola,” jelas Andreas.

 

Ia menambahkan, evaluasi merupakan tahapan penting untuk memastikan pengelolaan geopark berjalan sesuai dengan prinsip dan kriteria yang ditetapkan dalam program UNESCO Global Geopark.

 

Selama berada di Bojonegoro, Andreas juga menyampaikan apresiasi atas sambutan serta keterbukaan pemerintah daerah, pengelola geopark, komunitas, dan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan evaluasi.

 

Usai seluruh rangkaian evaluasi lapangan, tim evaluator akan menyusun laporan berdasarkan temuan dan hasil pengamatan secara objektif dan profesional. Laporan tersebut selanjutnya menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam proses penentuan hasil akhir oleh UNESCO.

 

Andreas berharap seluruh proses yang telah dilakukan dapat memberikan hasil terbaik bagi Bojonegoro.

 

“Kami berharap Geopark Bojonegoro memperoleh hasil terbaik. Semoga suatu saat kami dapat kembali ke sini dan menyaksikan Geopark Bojonegoro telah resmi menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark,” pungkasnya.

 

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa perjalanan Geopark Bojonegoro menuju pengakuan dunia tidak berhenti pada proses evaluasi. Lebih dari itu, keberadaan geopark diharapkan mampu menjadi ruang bersama untuk menjaga warisan geologi, melestarikan budaya, memperkuat edukasi, sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

 

Dengan kekayaan geologi, bentang alam, budaya, dan kehidupan masyarakat yang dimiliki, Bojonegoro kini menanti hasil dari proses evaluasi tersebut sebagai bagian dari perjalanan panjang menuju pengakuan UNESCO Global Geopark.

(Red/com)