Kampungberita.com LAMONGAN – Komitmen memperkuat hubungan antara insan pers dan legislatif kembali ditegaskan dalam audiensi antara Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Kabupaten Lamongan dengan Komisi A bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Lamongan, yang berlangsung di ruang rapat DPRD Lamongan, Minggu (25/5/2026).
Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh dialog konstruktif tersebut menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara lembaga legislatif dan insan media demi mewujudkan pembangunan daerah yang transparan, demokratis, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Audiensi dipimpin langsung Ketua Komisi A DPRD Lamongan, Dimyati, didampingi anggota Komisi A Suherman serta sejumlah anggota dewan lainnya. Sementara dari pihak PJI Lamongan hadir Ketua PJI Ir. Handoyo bersama jajaran pengurus organisasi.
Dalam sambutannya, Handoyo menyampaikan apresiasi atas keterbukaan DPRD Lamongan yang dinilai memberi ruang komunikasi positif bagi insan pers sebagai bagian penting dalam sistem demokrasi daerah.
Menurutnya, media tidak sekadar menjalankan fungsi kontrol sosial, melainkan juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan secara edukatif, objektif, dan berimbang kepada masyarakat.
> “Pers bukan hanya menjalankan fungsi kontrol sosial, tetapi juga menjadi mitra strategis pembangunan daerah melalui informasi yang edukatif, objektif, dan membangun,” ujarnya.
Ia menegaskan, kolaborasi antara media dan pemerintah daerah perlu terus diperkuat agar pembangunan berjalan lebih transparan dan partisipatif.
Senada dengan itu, Humas PJI Lamongan Nuhan Ubed menekankan pentingnya membangun hubungan harmonis antara media dengan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Lamongan, khususnya di tengah derasnya arus informasi digital.
Menurutnya, media memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat, terpercaya, dan berimbang.
> “Sinergi antara media dan pemerintah sangat penting agar iklim demokrasi tetap sehat dan masyarakat mendapatkan informasi yang benar serta berimbang,” tegasnya.
Dalam sesi dialog, sejumlah jurnalis menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi media di lapangan. Salah satu isu yang mengemuka adalah soal keadilan dalam kemitraan media, terutama bagi media lokal.
Perwakilan media menyoroti pentingnya perlakuan yang setara terhadap seluruh perusahaan pers dalam memperoleh akses informasi maupun kesempatan kerja sama kemitraan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamongan.
Mereka menilai seluruh media memiliki kontribusi yang sama dalam menyampaikan informasi kepada publik, sehingga tidak semestinya terjadi diskriminasi ataupun perlakuan tebang pilih dalam menjalin kemitraan.
Menanggapi aspirasi tersebut, jajaran Komisi A dan Banggar DPRD Lamongan menyatakan siap menindaklanjuti berbagai masukan yang disampaikan insan pers.
Ketua Komisi A DPRD Lamongan, Dimyati, menegaskan bahwa DPRD Lamongan selalu terbuka terhadap kritik, saran, dan masukan dari media sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan transparan.
> “Kami menyambut baik seluruh masukan dari rekan-rekan jurnalis. Pers memiliki peran penting dalam menyampaikan program pembangunan sekaligus menjadi kontrol sosial yang konstruktif,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh organisasi media dan aliansi pers di Kabupaten Lamongan berhak memperoleh perhatian secara proporsional, baik dalam akses informasi, perlindungan profesi, maupun penghormatan secara sosial dan profesional.
Audiensi ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjaga komunikasi serta memperkuat kolaborasi antara DPRD Lamongan dan insan pers demi mendukung pembangunan daerah yang lebih maju, terbuka, dan berpihak kepada masyarakat.
(Red/tim***)







