Daerah  

Praktik “Borong” Pertalite di SPBU Bangsri Wongsorejo Masih Merajalela, Warga Desak Penertiban Tegas

kampungberita8
E317acc3bab54228a8a9525ea21ab3d5
kampungberita.com
BANYUWANGI – Praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite masih ditemukan terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi. Pada Sabtu (30/5/2026), sejumlah pengendara motor terlihat berulang kali mengisi bahan bakar tersebut untuk kemudian disedot dan ditampung ke dalam jerigen berukuran besar.
Modus operandi yang terpantau cukup sistematis ini menimbulkan dugaan kuat adanya praktik penimbunan dan penjualan kembali BBM subsidi dengan harga lebih tinggi di pasar gelap. Para pelaku terlihat membawa jerigen kosong atau tangki tambahan pada sepeda motor mereka, dan secara bergantian mengisi Pertalite hingga penuh sebelum memindahkannya ke wadah penampungan.
Sorotan Masyarakat: Pembeli Dominan dari Luar Desa
Fenomena ini menjadi sorotan tajam masyarakat setempat, terutama karena mayoritas pembeli yang melakukan aksi borong tersebut diduga berasal dari desa-desa lain di sekitar Kecamatan Wongsorejo, bukan warga lokal Desa Bangsring yang membutuhkan untuk konsumsi harian.
“Seringkali yang datang itu motor-motor dari luar desa. Isinya bukan untuk dipakai sendiri, tapi dipindahkan ke jerigen. Ini jelas merugikan warga sekitar yang antre panjang tapi kebagian sedikit karena stok cepat habis diborong,” keluh salah satu warga Desa Bangsri yang enggan disebutkan namanya.
Warga menilai praktik ini tidak hanya melanggar aturan pemerintah terkait pembatasan pembelian BBM subsidi, tetapi juga menciptakan kelangkaan buatan yang menyulitkan masyarakat kecil yang bergantung pada Pertalite untuk aktivitas sehari-hari.
Belum Ada Tanggapan Resmi Pengelola SPBU
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen SPBU Desa Bangsri belum memberikan keterangan resmi terkait maraknya praktik tersebut. Padahal, petugas SPBU memiliki kewenangan dan tanggung jawab untuk membatasi jumlah pengisian BBM subsidi per kendaraan sesuai dengan regulasi yang berlaku guna mencegah penyalahgunaan.
Ketidaktegasan dalam mengontrol pembelian ini dinilai sebagai celah yang dimanfaatkan oleh oknum-oknum pencari untung pribadi. Jika dibiarkan terus-menerus, hal ini berpotensi merusak distribusi BBM bersubsidi di wilayah Wongsorejo dan sekitarnya.
Desakan Penegakan Hukum
Mengingat Polresta Banyuwangi telah beberapa kali mengungkap kasus penyelewengan BBM subsidi di berbagai kecamatan dalam beberapa bulan terakhir, masyarakat mendesak agar aparat kepolisian dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Banyuwangi segera turun tangan memeriksa SPBU di Desa Bangsring ini.
“Kami berharap ada razia atau pengawasan ketat. Jangan sampai SPBU ini menjadi sumber distribusi BBM ilegal seperti kasus-kasus sebelumnya di Alasrejo atau Purwoharjo,” tegas tokoh masyarakat setempat.
Pemerintah daerah diharapkan dapat mengambil tindakan tegas, baik berupa sanksi administratif bagi SPBU yang lalai maupun penindakan hukum bagi para penimbun, demi menjamin ketersediaan dan keterjangkauan BBM subsidi bagi rakyat yang berhak.