Wakil Bupati Bojonegoro Pastikan Layanan Publik Menjangkau Semua Warga, ODGJ hingga Korban Kekeringan Jadi Perhatian

aksesadim01
IMG 20260731 WA0212

Kampungberita.com/BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan kerja Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, di Kecamatan Temayang, Kamis (30/7/2026).

 

Kunjungan tersebut menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Dalam agenda itu, Wakil Bupati menyambangi warga berstatus Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), meninjau hasil rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta berdialog dengan pemerintah desa terkait potensi kekeringan yang mulai dirasakan masyarakat.

 

Mengawali rangkaian kegiatan, Nurul Azizah mengunjungi kediaman seorang warga ODGJ. Pada kesempatan itu, ia menyerahkan bantuan tali asih sekaligus memberikan dukungan moral kepada keluarga yang selama ini merawat anggota keluarganya dengan penuh kesabaran dan kasih sayang.

 

Menurutnya, perhatian terhadap penyandang ODGJ tidak cukup hanya diwujudkan melalui bantuan material, tetapi juga membutuhkan pendampingan yang berkelanjutan agar mereka memperoleh hak yang sama sebagai warga negara.

 

“Perhatian kepada saudara-saudara kita yang berstatus ODGJ tidak boleh berhenti pada bantuan materi. Pendampingan, kunjungan rutin, serta memastikan mereka dirawat dengan penuh kasih sayang juga menjadi bagian penting dari pelayanan pemerintah,” tegas Nurul Azizah.

 

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berkomitmen memastikan seluruh lapisan masyarakat mendapatkan pelayanan sesuai kebutuhannya, termasuk kelompok rentan yang selama ini kerap luput dari perhatian.

 

Untuk mendukung upaya tersebut, Wakil Bupati meminta Dinas Sosial memperkuat sinergi dengan Dinas Kesehatan melalui puskesmas setempat agar pemantauan kondisi kesehatan dan sosial warga ODGJ dapat dilakukan secara berkesinambungan.

 

Tak hanya itu, setelah meninjau kondisi rumah yang ditempati warga, Nurul Azizah juga memastikan bangunan tersebut akan diusulkan sebagai penerima program bedah rumah dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro sehingga keluarga dapat tinggal di hunian yang lebih aman, sehat, dan layak.

 

Usai melakukan kunjungan tersebut, rombongan melanjutkan kegiatan ke Desa Bakulan untuk meninjau salah satu rumah yang telah selesai direnovasi melalui Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

 

Program ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Pemkab Bojonegoro dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang memenuhi standar kesehatan, keamanan, dan kenyamanan.

 

Salah seorang penerima manfaat, Sibah, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya. Ia mengaku kini bersama keluarga dapat menempati rumah yang jauh lebih layak dibandingkan sebelumnya.

 

Selain meninjau program sosial, Wakil Bupati juga berdialog bersama perangkat Desa Papringan untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, potensi kekeringan yang mulai dirasakan warga menjelang puncak musim kemarau menjadi salah satu persoalan utama yang disampaikan.

 

Berbagai masukan dari pemerintah desa akan menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam menyusun langkah-langkah antisipatif guna memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat selama musim kemarau.

 

Melalui kunjungan kerja ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali menegaskan bahwa pelayanan publik tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui kehadiran pemerintah yang responsif, empatik, dan mampu memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.

 

Dengan pendekatan tersebut, pemerintah berharap seluruh warga, tanpa terkecuali, dapat merasakan manfaat pembangunan serta memperoleh pelayanan yang adil, bermartabat, dan berkelanjutan.

(Red/prok)