Asesor UNESCO Ingatkan Bojonegoro Jaga Standar Geopark Dunia, Status Harus Dipertahankan Lewat Revalidasi Berkala

aksesadim01
Whatsapp image 2026 07 29 at

Kampungberita.com/BOJONEGORO – Proses validasi menuju pengakuan sebagai UNESCO Global Geopark (UGGp) bukanlah akhir dari sebuah perjalanan. Justru, tantangan terbesar dimulai ketika status tersebut berhasil diraih, yakni menjaga kualitas kawasan agar tetap memenuhi standar internasional.

Pesan tersebut disampaikan asesor UNESCO saat diwawancarai di titik akhir sesi pertama asesmen lapangan hari kedua. Ia menegaskan bahwa setiap kawasan yang telah menyandang predikat UNESCO Global Geopark wajib menjalani revalidasi setiap empat tahun sekali sebagai bentuk evaluasi terhadap pengelolaan kawasan.

“Karena yang sulit itu mempertahankan statusnya,” ujarnya.

Menurutnya, pengelola Geopark Bojonegoro harus terus menjaga komitmen terhadap prinsip-prinsip dasar geopark, mulai dari aspek konservasi, edukasi, hingga pembangunan berkelanjutan yang melibatkan masyarakat.

Keberhasilan memperoleh pengakuan UNESCO harus diikuti dengan pengelolaan yang konsisten agar seluruh kriteria yang ditetapkan tetap terpenuhi pada setiap proses evaluasi berkala.

Secara geologi, Calon UNESCO Global Geopark Bojonegoro memiliki potensi yang sangat kuat dengan 20 situs geologi yang tersebar merata di seluruh kawasan geopark. Seluruh situs tersebut mengusung tema “The Unique Petroleum System on Land”, yang merepresentasikan keunikan sistem perminyakan darat sebagai warisan geologi bernilai internasional.

Potensi tersebut menjadi identitas utama Geopark Bojonegoro sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai kawasan yang tidak hanya kaya akan sumber daya geologi, tetapi juga memiliki nilai ilmiah, pendidikan, budaya, dan pariwisata yang layak mendapat pengakuan dunia.

Melalui proses asesmen yang sedang berlangsung, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersama seluruh pemangku kepentingan berharap kawasan ini dapat memenuhi seluruh persyaratan UNESCO. Lebih dari itu, komitmen untuk menjaga kualitas pengelolaan kawasan menjadi modal utama agar warisan geologi Bojonegoro tetap lestari dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat secara berkelanjutan.

(Red/Kom)