Kampungberita.com/BOJONEGORO – Para pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Bojonegoro diajak turut menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ajakan tersebut disampaikan Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty, S.I.K., M.H., melalui sosialisasi layanan Call Center Polri 110.
Mobilitas pengemudi ojol yang tinggi dinilai menjadi salah satu kekuatan dalam membangun komunikasi cepat antara masyarakat dan kepolisian. Setiap hari, mereka beraktivitas di berbagai wilayah dan bersentuhan langsung dengan beragam kondisi di tengah masyarakat.
Karena itu, Polres Bojonegoro memandang para pengemudi ojol bukan sekadar mitra transportasi, tetapi juga dapat menjadi bagian dari jejaring informasi masyarakat.
Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty mengatakan, sosialisasi Call Center 110 dilakukan agar masyarakat semakin mengetahui saluran resmi untuk menghubungi kepolisian ketika membutuhkan bantuan maupun menyampaikan informasi terkait gangguan keamanan dan ketertiban.
“Melalui sosialisasi ini kami ingin memastikan masyarakat, termasuk para pengemudi ojek online, mengetahui dan memanfaatkan layanan Call Center Polri 110. Semakin cepat informasi diterima, maka semakin cepat pula petugas dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar AKBP Yenni Diarty.
Menurutnya, kecepatan informasi menjadi salah satu faktor penting dalam memberikan respons terhadap berbagai situasi yang membutuhkan kehadiran petugas kepolisian.
Pengemudi ojol yang banyak menghabiskan waktu di jalan dan berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain memiliki peluang untuk mengetahui berbagai peristiwa yang terjadi di lingkungan masyarakat. Informasi tersebut dapat disampaikan kepada kepolisian melalui saluran komunikasi yang tersedia.
Namun, masyarakat tetap diharapkan menggunakan layanan 110 secara bijak dan bertanggung jawab, terutama untuk menyampaikan informasi yang benar-benar membutuhkan penanganan atau pelayanan kepolisian.
Bangun Polisi yang Dekat dengan Masyarakat
Sosialisasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Polres Bojonegoro membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan berbagai kelompok masyarakat.
Pendekatan keamanan tidak semata-mata dilakukan melalui tindakan kepolisian setelah suatu peristiwa terjadi. Pencegahan, komunikasi, serta keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Kapolres Bojonegoro juga mendorong agar hubungan antara kepolisian dan para pengemudi ojol terus terjalin secara positif. Dengan komunikasi yang baik, berbagai informasi dari lapangan dapat lebih cepat diterima dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.
Keberadaan Call Center Polri 110 diharapkan menjadi salah satu jembatan komunikasi tersebut. Masyarakat memiliki akses untuk menyampaikan informasi, sementara kepolisian dapat memberikan respons sesuai dengan situasi yang dihadapi.
Bagi Polres Bojonegoro, menjaga keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Kepolisian membutuhkan partisipasi masyarakat, sementara masyarakat membutuhkan kehadiran aparat yang cepat, responsif, dan mudah dihubungi.
Melalui sinergi tersebut, para pengemudi ojol diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari aktivitas ekonomi dan transportasi masyarakat, tetapi juga ikut memperkuat kepedulian terhadap keamanan lingkungan di Kabupaten Bojonegoro.
(Red)







