Kampungberita.com/BOJONEGORO – Di tengah terik matahari, semangat gotong royong justru semakin terasa di kawasan Rest Area Terpadu Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. Prajurit TNI bersama masyarakat terus berpacu dengan waktu untuk merampungkan pembangunan mushola yang menjadi salah satu sasaran fisik TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro.
Pembangunan fasilitas ibadah tersebut kini memasuki tahap akhir. Sejumlah pekerjaan finishing masih dilakukan, mulai dari pemasangan keramik di bagian teras, pengecatan, hingga perapian detail bangunan.
Pada Jumat (7/8/2026), sejumlah anggota Satgas TMMD tampak bekerja bersama warga. Sebagian menyiapkan adukan semen, sementara lainnya memasang keramik dan melakukan penyempurnaan pada bagian bangunan yang masih membutuhkan sentuhan akhir.
Aktivitas tersebut menjadi gambaran nyata kuatnya semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam pelaksanaan program TMMD. Tidak ada sekat antara prajurit dan warga. Semua bekerja dalam satu tujuan, yakni menyelesaikan pembangunan fasilitas yang nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Komandan SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, menyampaikan bahwa pembangunan mushola saat ini telah memasuki fase finishing.
“Pekerjaan yang masih dilakukan di antaranya pemasangan keramik pada bagian teras, pengecatan dan perapian beberapa detail bangunan. Kami optimistis seluruh pengerjaan segera tuntas 100 persen,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan mushola tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Kesongo, tetapi juga bagi masyarakat yang melintas dan singgah di kawasan Rest Area Terpadu Kesongo.
Dengan adanya fasilitas ibadah di kawasan rest area, masyarakat maupun pengguna jalan dapat menjalankan ibadah dengan lebih mudah tanpa harus meninggalkan area persinggahan.
“Harapannya mushola ini bisa langsung dimanfaatkan masyarakat luas maupun pengguna jalan sebagai sarana ibadah yang bersih, nyaman dan layak,” imbuhnya.
Pembangunan mushola juga memperlihatkan bahwa program TMMD tidak semata-mata berorientasi pada pembangunan infrastruktur fisik. Di dalamnya terdapat nilai kebersamaan, kepedulian sosial dan penguatan hubungan antara TNI dengan masyarakat.
Semangat tersebut menjadi modal penting dalam menyelesaikan berbagai sasaran TMMD ke-129. Prajurit dan warga saling membantu menyelesaikan pekerjaan, sekaligus membangun rasa memiliki terhadap fasilitas yang nantinya digunakan bersama.
Kawasan Rest Area Terpadu Kesongo sendiri diharapkan semakin representatif dengan hadirnya fasilitas ibadah tersebut. Selain mendukung kebutuhan masyarakat setempat, mushola dapat menjadi tempat persinggahan bagi pengguna jalan untuk menunaikan ibadah selama perjalanan.
Menjelang berakhirnya pelaksanaan TMMD ke-129, Satgas Kodim 0813 Bojonegoro terus mengoptimalkan waktu yang tersedia. Berbagai sasaran fisik dikebut agar dapat diselesaikan sesuai target dan memberikan manfaat secara maksimal.
Ketika pembangunan mushola ini nantinya benar-benar rampung, yang tersisa bukan hanya sebuah bangunan baru. Ada cerita tentang keringat prajurit, gotong royong warga, dan semangat bersama membangun fasilitas yang diharapkan terus memberi manfaat dalam jangka panjang.
Mushola Rest Area Terpadu Kesongo pun menjadi salah satu simbol sederhana dari semangat TMMD: membangun desa sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat
(Hnt/red)







