Pawai Obor Sambut 1 Muharam 1448 H di Dusun Kidul Pasar Rambipuji

Witoo1972
IMG 20260615

Jember, Kampungberita.com

Kirab obor atau pawai obor adalah tradisi umat Muslim di berbagai daerah setiap malam pergantian Tahun Baru Islam. Cahaya obor menjadi simbol hijrah, petunjuk, dan semangat meneladani perjuangan Nabi Muhammad SAW.

Senin malam, 15 Juni 2026, tradisi itu kembali hidup di Desa Rambipuji, tepatnya Dusun Kidul Pasar. Lebih dari 100 warga, mulai dari anak-anak hingga orang tua, turun ke jalan mengikuti pawai obor yang dimulai pukul 19.00 WIB hingga selesai.

Rute pawai dimulai dari wilayah Kidul Pasar, menyusuri Lapangan Rambipuji, berbelok ke Jalan Kartini, lalu kembali lagi ke titik awal di Kidul Pasar. Sepanjang jalan, obor yang menyala beriringan menciptakan suasana khidmat sekaligus meriah.

IMG 20260615

Ibu Darsih, salah satu peserta pawai, mengaku rutin ikut setiap tahun bersama anaknya yang masih kecil.

“Di daerah kami setiap tahun selalu ada pawai obor yang diikuti masyarakat Kidul Pasar. Kebetulan hari ini saya ikut bersama anak. Tujuannya untuk mengenalkan tradisi kita sebagai umat Muslim kepada anak dan generasi penerus, supaya mereka bisa menghormati dan menjaga nilai-nilai leluhur,” ujarnya.

Bagi warga Kidul Pasar, pawai obor bukan sekadar keramaian. Api obor dimaknai sebagai cahaya ilmu dan petunjuk. Makanya, malam 1 Muharam selalu mereka rayakan dengan kegiatan ini tanpa putus.

“Semoga kegiatan seperti ini terus jadi tradisi yang diteruskan anak cucu kita. Biar nilai-nilai tradisi leluhur tetap terjaga dan kita tidak terpengaruh tradisi asing,” pungkas Ibu Darsih.

Tradisi kecil di dusun, tapi maknanya besar: merawat iman, merawat budaya, dan mewariskannya ke generasi selanjutnya