Bupati Bojonegoro Dorong GAPENSI Perkuat SDM dan Inovasi Konstruksi untuk Percepatan Pembangunan Daerah

aksesadim01
IMG 20260730 WA0030

Kampungberita.com/BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menegaskan pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM) dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Di tengah pesatnya perubahan zaman, sektor jasa konstruksi dituntut tidak hanya mampu membangun infrastruktur, tetapi juga menghadirkan inovasi, profesionalisme, dan daya saing yang tinggi.

 

Pesan tersebut disampaikan Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) IX Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) Kabupaten Bojonegoro di Hotel Dewarna, Rabu (29/7/2026).

 

Kegiatan itu dihadiri Ketua GAPENSI Kabupaten Bojonegoro, Ketua Badan Pimpinan Daerah (BPD) GAPENSI Jawa Timur, jajaran pengurus GAPENSI, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

 

Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menilai Muscab bukan sekadar forum pergantian kepengurusan organisasi, melainkan momentum penting untuk memperkuat kontribusi GAPENSI sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan yang berkualitas, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

 

Menurutnya, tantangan dunia konstruksi saat ini semakin kompleks seiring berkembangnya teknologi dan tuntutan pembangunan yang semakin dinamis. Karena itu, peningkatan kapasitas dan kompetensi pelaku jasa konstruksi menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.

 

“Penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci agar pelaku jasa konstruksi mampu mengikuti perkembangan teknologi, meningkatkan daya saing, dan berkontribusi dalam perencanaan maupun pelaksanaan pembangunan daerah,” ujar Setyo Wahono.

 

Ia juga menekankan bahwa GAPENSI memiliki peran strategis dalam mencetak kontraktor lokal yang profesional, kompeten, dan menjunjung tinggi etika usaha. Keberadaan kontraktor lokal yang kuat dinilai mampu mempercepat pembangunan sekaligus memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

 

“Kontraktor lokal harus terus didorong agar semakin berkembang dan mampu mengambil peran dalam berbagai proyek pembangunan. Dengan demikian, manfaat pembangunan tidak hanya dirasakan dari sisi infrastruktur, tetapi juga dari meningkatnya perekonomian masyarakat,” katanya.

 

Bupati berharap kepengurusan GAPENSI Kabupaten Bojonegoro yang akan datang mampu menjaga soliditas organisasi, meningkatkan kualitas anggotanya, serta memperkuat budaya kerja yang berlandaskan integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab.

 

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk organisasi jasa konstruksi, dalam mewujudkan pembangunan yang efektif dan berkelanjutan.

 

“Pemerintah daerah siap membangun sinergi yang kuat dengan GAPENSI agar setiap program pembangunan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Bojonegoro,” ungkapnya.

 

Melalui Muscab IX ini, GAPENSI Kabupaten Bojonegoro diharapkan semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor konstruksi, serta memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung percepatan pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

(Red/Prokopim)