Inovasi Pembangunan Keluarga Bojonegoro Raih Apresiasi Nasional di Peringatan HARGANAS ke-33

aksesadim01
IMG 20260730 WA0021

Kampungberita.com/MALANG – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam memperkuat ketahanan keluarga dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia kembali membuahkan hasil. Berbagai inovasi yang dijalankan bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro berhasil mengantarkan daerah ini meraih penghargaan nasional dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN.

 

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Bojonegoro mengimplementasikan sejumlah program unggulan yang selaras dengan kebijakan pemerintah pusat dalam pembangunan keluarga. Program-program tersebut meliputi Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), Gerakan Ayah Teladan (GATI), Lansia Berdaya (SIDAYA), Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), serta Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui (sasaran 3B).

 

Penghargaan diserahkan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, kepada Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, pada peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tingkat Provinsi Jawa Timur yang digelar di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (29/7/2026).

 

Momentum tersebut diikuti seluruh TP PKK kabupaten/kota se-Jawa Timur dengan mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”, yang menekankan pentingnya peran ayah dalam membangun keluarga yang tangguh dan berkualitas.

 

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak menyampaikan bahwa tantangan keluarga di era modern semakin kompleks. Karena itu, peran ayah tidak cukup hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga harus hadir sebagai pendidik, pelindung, pendamping, sekaligus teladan bagi anak-anak.

 

Ia juga mengingatkan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental anak. Menurutnya, orang tua harus mampu menjadi sumber motivasi dan dukungan agar anak tumbuh dengan rasa percaya diri yang kuat.

 

Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, TP PKK, perangkat daerah, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjalankan berbagai program pembangunan keluarga.

 

“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap sinergi yang telah terbangun dapat semakin memperkuat kualitas keluarga di Kabupaten Bojonegoro,” ujar Cantika.

 

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus mendukung program prioritas nasional, khususnya dalam percepatan penurunan stunting, peningkatan kualitas pengasuhan anak, pemberdayaan lansia, serta pemenuhan gizi bagi kelompok rentan.

 

Penghargaan ini semakin menegaskan posisi Kabupaten Bojonegoro sebagai salah satu daerah yang konsisten menghadirkan inovasi pembangunan berbasis keluarga. Sinergi antara pemerintah daerah, TP PKK, dan berbagai elemen masyarakat diharapkan terus menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan berkualitas menuju Generasi Emas Indonesia.

(Red/Prokopim)