Sosialisasi Sumur Eksplorasi Banyugeni-001 Digelar di Desa Sidomukti Kepohbaru, Warga Diajak Pahami Tahapan dan Dampak Kegiatan Migas

Oplus
oplus_2

Kampungberita.com//BOJONEGORO – Upaya menjaga keterbukaan informasi dan membangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat terus dilakukan dalam setiap tahapan kegiatan industri hulu minyak dan gas bumi. Hal itu terlihat dalam kegiatan Sosialisasi Penyiapan Sumur Eksplorasi Banyugeni-001 (BGE-001) yang digelar di Desa Sidomukti, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (11/6/2026).

 

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh PT Energy Sarana Sejahtera (ESS) bersama SKK Migas dan Pertamina EP sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan pengeboran sumur eksplorasi Banyugeni-001. Sosialisasi dihadiri unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, perangkat daerah terkait, serta warga yang berada di sekitar wilayah rencana kegiatan.

 

Dalam forum tersebut, pihak perusahaan memaparkan berbagai tahapan pelaksanaan proyek eksplorasi, mulai dari persiapan lokasi, mobilisasi peralatan, pelaksanaan pengeboran, hingga langkah-langkah pengelolaan lingkungan dan keselamatan kerja yang akan diterapkan selama kegiatan berlangsung.

 

Camat Kepohbaru dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi sangat penting agar masyarakat memahami secara menyeluruh rencana kegiatan yang akan dilaksanakan. Ia mengajak seluruh warga untuk mendukung investasi dan pembangunan yang bertujuan meningkatkan potensi daerah, sekaligus tetap menjaga keselamatan selama proyek berlangsung.

 

“Kami berharap masyarakat dapat memahami setiap tahapan kegiatan yang akan dilakukan. Karena nantinya akan ada peningkatan aktivitas kendaraan operasional proyek di sejumlah ruas jalan, kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara demi keselamatan bersama,” ujarnya.

 

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama proses pelaksanaan proyek terdapat aktivitas yang sedikit mengganggu kenyamanan perjalanan warga akibat meningkatnya lalu lintas kendaraan proyek. Menurutnya, komunikasi yang baik antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci agar seluruh kegiatan dapat berjalan lancar.

 

Sementara itu, Kapolsek Kepohbaru menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah penting untuk memberikan pemahaman yang jelas kepada masyarakat terkait pembangunan dan kegiatan eksplorasi yang akan dilaksanakan.

 

“Kegiatan seperti ini sangat penting agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan jelas mengenai pelaksanaan proyek. Jika nantinya terdapat persoalan atau kendala di lapangan, mari kita koordinasikan dengan baik bersama pemerintah desa, perusahaan, maupun aparat terkait,” tegasnya.

 

Kapolsek juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum tentu kebenarannya atau berita hoaks yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

 

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bijak dalam menerima informasi. Jangan mudah terpengaruh oleh berita yang belum jelas sumbernya. Mari bersama-sama menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kepohbaru sehingga seluruh kegiatan dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.

 

Perwakilan perusahaan menegaskan bahwa kegiatan eksplorasi dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, termasuk aspek keselamatan, kesehatan kerja, serta perlindungan lingkungan. Selain itu, perusahaan berkomitmen menjalin komunikasi yang terbuka dengan masyarakat guna meminimalkan potensi dampak sosial yang mungkin muncul selama proses pekerjaan.

 

Sementara itu, perwakilan SKK Migas menyampaikan bahwa kegiatan eksplorasi merupakan bagian penting dalam upaya menemukan cadangan migas baru guna mendukung ketahanan energi nasional. Karena itu, dukungan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting agar kegiatan dapat berjalan lancar dan aman.

 

Forum sosialisasi juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog antara masyarakat dengan pihak perusahaan. Sejumlah warga menyampaikan pertanyaan dan masukan terkait dampak lalu lintas kendaraan proyek, peluang tenaga kerja lokal, hingga pengelolaan lingkungan di sekitar lokasi kegiatan.

 

Melalui sosialisasi tersebut, diharapkan masyarakat memperoleh pemahaman yang utuh mengenai tujuan dan manfaat kegiatan eksplorasi migas, sekaligus terbangun sinergi yang positif antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan sektor energi yang berkelanjutan.

 

Kegiatan berlangsung tertib dan kondusif dengan semangat keterbukaan informasi serta partisipasi masyarakat sebagai bagian penting dalam setiap tahapan pengembangan industri migas di Kabupaten Bojonegoro.

(Redaksi)